Usain Bolt, Serena Williams dan Simone Biles: Memang Terlahir Hebat?

BBC

BBC

Selasa, 16 Juni 2020 | 07:20 WIB
Usain Bolt, Serena Williams dan Simone Biles: Memang Terlahir Hebat?
[BBC].

Dalam bukunya yang berjudul Peak, Anders Ericsson dan Robert Pool menggambarkan konsep baru yang menjelaskan prestasi orang-orang terkemuka.

Mereka menyebutnya sebagai deliberate practice, sebuah jenis latihan yang sistematis dan terarah.

Latihan ini membutuhkan perhatian yang terfokus dan dilakukan dengan tujuan khusus untuk meningkatkan kinerja.

Perbedaan penting

Ada beberapa hal yang membuat deliberate practice ini berbeda dengan dengan latihan biasa.

Latihan ini terbatas pada bidang-bidang di mana sudah ada akumulasi pengetahuan tentang kegiatan pelatihan yang efektif.

Latihan ini juga melibatkan seorang pengajar atau pelatih yang membutuhkan masukan sesegera mungkin untuk kemudian ditindaklanjuti.

Ericsson mengatakan, "Sangat berbeda dari gagasan praktik naif di mana Anda mencoba melakukan yang terbaik dengan keterampilan yang Anda miliki. Anda benar-benar mengidentifikasi sesuatu yang jauh di luar dari apa yang saat ini dapat Anda lakukan. Dan untuk melakukan itu, Anda benar-benar harus mendorong diri sendiri secara maksimal sehingga Anda dapat secara bertahap mengembangkan tujuan penguasaan yang baru ini. "

Jadi, ini bukan tentang jumlah latihan yang Anda lakukan tetapi cara Anda melakukannya.

baca juga

Yang berarti siapa pun yang berlatih dengan cara yang benar dapat mencapai hasil tingkat tinggi.

Jadi mengapa tidak banyak orang melakukan ini?

Namun latihan jenis deliberate practice itu sulit.

Latihan ini dilakukan secara berkesinambungan dan sangat membosankan. Jadi, tidak banyak yang mau melewatinya. Sebagian besar dari kita akhirnya mengambil cara yang mudah dan menyerah.

Kekuatan otak

Persepsi umum lainnya adalah masih banyak yang berpikir bahwa pencapaian besar membutuhkan kemampuan atau bakat alami seperti IQ tinggi atau ingatan manusia super.

Untuk sebagian besar abad ke-20 diyakini bahwa kemampuan Anda untuk mengingat informasi yang diberikan dengan cepat terbatas pada sekitar tujuh bagian atau potongan dan tidak dapat ditingkatkan dengan pelatihan.

Pada tahun 1975, profesor Anders Ericsson melakukan penelitian yang membantah klaim tersebut.

Seorang mahasiswa biasa meningkatkan kemampuannya untuk mengingat urutan angka acak dari sekitar tujuh angka menjadi lebih dari 80.

Dia memperoleh pelatihan selama beberapa ratus jam, yang terbagi selama beberapa tahun.

Prestasi mahasiswa tersebut signifikan karena, meskipun dia telah belajar 82 angka dalam urutan pada saat eksperimen berakhir, tidak ada yang menunjukkan bahwa dia telah mencapai batas dalam meningkatkan keterampilan ingatannya dengan latihan.

Mengembangkan metode sendiri

"Yang paling menarik, kami menemukan bahwa cara dia membuat kode dan mengingat angka-angka berubah secara mendasar dengan latihan. Alih-alih hanya melatih mereka - mengatakannya berulang-ulang - sampai Anda mengingatnya, dia mampu mengubahnya menjadi kode yang bermakna dan menghubungkannya dengan pengetahuan," kata Ericsson.

Dengan mengadaptasi rutinitas hariannya, mahasiswa dapat belajar urutan yang jauh lebih lama daripada kebanyakan orang.

"Dalam kasusnya dia adala pelari, jadi dia menganggap kelompok tiga digit sebagai waktu lari untuk berbagai jenis balapan. Jadi itu menunjukkan bahwa faktor pembatas memori bisa ditingkatkan. "

Faktor-faktor yang membatasi

Adakah yang bisa menghambat prestasi yang luar biasa?

Ericsson dan Pool berpendapat bahwa, dengan pengecualian tinggi dan ukuran tubuh, gagasan bahwa kita dibatasi oleh faktor genetik tidak lebih dari mitos yang membahayakan.

Mereka mengatakan bahwa kondisi bawaan, fisik, mental dan kesehatan bersama dengan penyakit atau gangguan adalah beberapa kendala yang jelas.

Dan bahkan jika Anda berada dalam puncak kesehatan fisik, aspek fisik lain seperti tinggi badan, atau ukuran tubuh juga berkontribusi pada kemampuan Anda untuk melakukan tugas.

Jika Anda terlahir dengan suara sopran, misalnya, itu akan menjadi tantangan bernyanyi bass.

Anak yang 'memiliki keajaiban'

Dalam bukunya yang berjudul Blueprint, Robert Plomin mengajukan hipotesis bahwa bakat dipengaruhi oleh DNA.

Plomin berpendapat bahwa faktor genetik dapat memengaruhi kemampuan untuk menjadi seorang juara.

Ini menimbulkan pertanyaan: peran apa yang dimainkan gen?

"Orang bertanya-tanya bagaimana [komposer] Mozart dan [pegolf] Tiger Woods bisa berprestasi di tingkat dunia dalam usianya yang masih sangat muda. Mustahil jika mereka hanya berlatih biasa. Jika kita melihat lebih cermat, kita akan menemukan bahwa dalam semua kasus luar biasa ini, orang tua membantu anak, kerap dimulai sekitar dua atau tiga tahun," kata Ericsson.

Jadi, menurutnya, di balik kisah sukses fenomenal terletak kerja keras orang tua yang cukup terampil untuk membantu anak.

"Anak-anak ajaib ini, jelas merupakan hasil dari didikan yang sangat diawasi, membantu mereka mencapai jenis keterampilan yang kemudian diperlihatkan pada usia yang sangat muda," kata Ericsson.

"Jadi, jika kita benar-benar melihat apa yang bisa dimainkan oleh Mozart sebagai seorang anak, kita sekarang dapat menemukan bahwa dengan jenis pelatihan rata-rata, anak-anak benar-benar dapat memperoleh kemampuan bermain bukan hanya jenis-jenis karya yang dimainkan Mozart, tetapi bahkan karya-karya yang lebih kompleks. "

Apa pun yang Anda yakini, harga untuk performa elite jelas sangat tinggi dan mereka yang mencapai tingkat kinerja manusia super seringkali adalah orang-orang yang bersedia mengorbankan segalanya untuk membayarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:12 WIB

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih

Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:30 WIB

Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok

Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 15:01 WIB

Cara Beli Tiket Latihan Pestapora Makassar di BRImo, Nikmati Promo Cashback hingga Lucky Toss

Cara Beli Tiket Latihan Pestapora Makassar di BRImo, Nikmati Promo Cashback hingga Lucky Toss

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:24 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat

Bukan Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:12 WIB

Bukan Cuma Latihan, 6 Kebiasaan Sederhana Ini Jadi Rahasia Performa Atlet Profesional

Bukan Cuma Latihan, 6 Kebiasaan Sederhana Ini Jadi Rahasia Performa Atlet Profesional

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:06 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×