Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 Siang, ini Kata Pedagang

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 16 Juni 2020 | 15:53 WIB
Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 Siang, ini Kata Pedagang
Pedagang Pasar Tanah Abang berjualan di trotoar, Selasa (9/6/2020). (Suara.com/Arga)

Suara.com - Pasar Tanah Abang menjadi salah satu pasar yang resmi beroperasi kembali sejak Senin (15/6/2020) kemarin. Meski demikian, pusat grosir terbesar se-Asia itu cuma buka sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Kenyataan tersebut rupanya membikin para pemilik kios di Pasar Tanah Abang menjerit. Musababnya, pemasukan para penjual relatif lebih sedikit.

Ruslan (45), salah satu pedangang yang berjualan di Jembatan Blok A Pasar Tanah Abang mengeluhkan ihwal aturan tersebut. Terlebih, pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, juga ada kebijakan ganjil genap pasar.

Mengenai hal itu, Ruslan berharap agar waktu operasional di Pasar Tanah Abang kembali seperti semula, yakni pukul 17.00 WIB. Ruslan yang merupakan penjual kebutuhan sandang ini turut terdampak dalam segi pemasukan sehari-hari.

"Iya sejak kemarin aturan pasar cuma buka sampai pukul 14.00 WIB. Terus ada juga kebijakan ganjil genap. Kios saya kemarin nggak bisa buka karena nomornya genap. Kalau hari ini saya sudah mulai jualan. Kalau bisa ya waktu operasional balik lagi seperti biasa. Kebijakan ganjil genap saja sudah bikin pemasukan berkurang," kata Ruslan di lokasi, Selasa (16/6/2020) siang.

Dengan demikian, Ruslan akan mulai beres-beres sejak pukul 13.30 WIB. Untuk itu, dia juga meminta agar pihak Perumda Pasar Jaya memberi kelonggaran soal waktu operasional.

"Kalau gini saya mulai beres-beres kios dari jam setengah dua. Harapan saya semoga pihak Pasar Jaya sedikit toleransi kepada para pedagang, setelah selama ini menutup kios dan pemasukan juga berkurang," ucap dia.

Komentar berbeda datang dari salah satu pengunjung. Ita (40) merasakan hal berbeda saat mengunjungi Pasar Tanah Abang. Hampir tiga bulan dia tidak ke pusat grosir itu lantaran pandemi Covid-19 yang melanda di Tanah Air.

"Menurut saya, dengan adanya kebijakan ganjil genap membikin penjual di kawasan ini menjadi tidak terlalu ramai," kata Ita.

baca juga

Ita berpendapat, kebijakan ganjil genap harus tetap dijalankan dan bukan hanya menjadi aturan saja. Menurutnya, jika masih ada kios yang melanggar aturan itu, maka usaha mencegah penyebaran Covid-19 bak bertepuk sebelah tangan saja.

"Dengan adanya pembatasan ini, ekonomi bergerak dan pencegahan penyebaran Covid-19 juga bisa berjalan. Kalau masih di langgar ya sama saja," ucap dia.

Willibordus (28), penjunjung asal Kota Bogor, Jawa Barat mengaku tetap berbelanja di Pasar Tanah Abang lantaran harganya yang murah. Dia adalah penjual baju di Kota Bogor yang biasa mengambil barang di Pasar Tanah Abang.

Meski dalam kondisi pandemi virus corona, Willibordus tetap memilih mengambil barang grosiran di Jembatan Blok A. Dengan demikian, dia merancang dirinya dengan protokol kesehatan agar tetap aman dan nyaman saat berbelanja.

"Di sini kan pastinya lebih murah. Saya mah yang terpenting itu pakai masker, cuci tangan atau gunakan hand sanitizer, terus sampai rumah langsung mandi," papar Willibordus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor Lagi! Update Virus Corona RI, 40.400 Orang Positif COVID-19

Rekor Lagi! Update Virus Corona RI, 40.400 Orang Positif COVID-19

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:48 WIB

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Bisakah Vaksin Polio Lindungi Seorang dari Covid-19? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:44 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×