Ingat Pria yang Digendong saat Kerusuhan di AS? Sekarang Ia Buka Suara

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 18:20 WIB
Ingat Pria yang Digendong saat Kerusuhan di AS? Sekarang Ia Buka Suara
Bryn Male. (Youtube/Mark1333)

Suara.com - Dua hari yang lalu, beredar sebuah foto yang menunjukkan pria kulit putih hitam menggendong oleh pria kulit putih saat kerusuhan di Inggris. Menyadur The Sun pada Rabu (17/06/2020), pria yang diselamatkan itu bernama Bryn Male dan ia ingin mengucapkan terima kasih pada Patrick Hutchinson yang menggendongnya.

Putra Bryn yang berusia 21 tahun mengatakan ayahnya sangat berterima kasih pada Patrick Hutchinson karena sudah menyelamatkan nyawanya.

Jika tanpa bantuan Patrick dan teman-temannya, sangat mustahil rasanya bisa menyambut kembali sang ayah di dalam rumah. Kini Bryn dalam keadaan baik-baik saja di kediamannya di Basingstoke, Hants bersama sang istri, Karen dan putranya, Harry.

Bryn Male yang berusia 55 tahun adalah salah satu dari ratusan pengunjuk rasa yang berangkat menuju kota London untuk melindungi patung yang dicap rasis seperti patung Winston Churcill.

Namun unjuk rasa berakhir rusuh dan Bryn tertimpa sial jadi bulan-bulanan massa setelah ia terpisah dari rombongannya. Patrick melihat Bryn disiksa dan mengaku tak tahan melihat pria lemah ditendang oleh kerumunan orang.

Pria kulit hitam ketika menyelamatkan pria kulit putih saat kerusuhan. (Instagram/@workoutwithhutch)
Patrick Hutchinson ketika menyelamatkan pria kulit putih saat kerusuhan. (Instagram/@workoutwithhutch)

Patrick yang juga pelatih kebugaran langsung menolong Bryn tanpa pikir panjang dan ia dikawal oleh teman-temannya yang juga berkulit hitam saat menggendong Bryn keluar dari kerumunan.

Saat itu, Patrick mengaku tak memandang Bryn sebagai seorang demonstran. Ia murni ingin menolong karena tak ingin ada nyawa yang hilang setelah George Floyd tertembak beberapa waktu lalu.

Bryn Male. (Youtube/Mark1333)
Bryn Male. (Youtube/Mark1333)

Sumber dari pihak Bryn memuji sikap Patrick dan menyebutnya sebagai pahlawan. Ia juga berharap Bryn akan bersikap dewasa dan mengambil hikmah dari kejadian ini.

"Bryn harus belajar dari (hal) ini. Dia harus tumbuh dewasa. Ini harusnya jadi panggilan bangun tidur. Dia berusia 50-an dan saya tidak yakin mengapa dia terlibat dalam hal-hal seperti ini," ungkap sumber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Protes Baru di AS, Buntut Polisi Tembak Mati Warga Kulit Hitam

Gelombang Protes Baru di AS, Buntut Polisi Tembak Mati Warga Kulit Hitam

Video | Rabu, 17 Juni 2020 | 10:29 WIB

Demo Black Lives Matter Disambut Gerakan Papuan Lives Matter

Demo Black Lives Matter Disambut Gerakan Papuan Lives Matter

Video | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:57 WIB

Panen Pujian, Pria Afro-Afrika Selamatkan Kulit Putih saat Kerusuhan di AS

Panen Pujian, Pria Afro-Afrika Selamatkan Kulit Putih saat Kerusuhan di AS

News | Senin, 15 Juni 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB