Tingkat Kerawanan Lebih Tinggi, 250 Polisi Dikerahkan ke Tanah Abang

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 18 Juni 2020 | 13:34 WIB
Tingkat Kerawanan Lebih Tinggi, 250 Polisi Dikerahkan ke Tanah Abang
Pengunjung mengantre untuk mencuci tangan dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk Pasar Tanah Abang Blok A Pintu Timur, Senin 15/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Suara.com - Jajaran Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan personel guna mengamankan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jumlah personel yang dikerahkan tersebut lebih banyak ketimbang pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Ibu Kota.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, wilayah Tanah Abang mempunyai tingkat kerawanan lebih tinggi daripada tempat lainnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kawasan Tanah Abang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibanding pusat perbelanjaan lainnya di Jakarta. Secara keseluruhan, ada 2.702 personel yang diterjunkan guna mengamankan 243 pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Jumlah personel bervariasi, setiap mal tidak sama, tetapi rata-rata sekitar 30 personel kecuali yang agak sedikit banyak itu seperti kata Bapak Kapolda, di Tanah Abang. Sekitar 250 personel diturunkan di sana (Tanah Abang) karena tingkat kerawanannya agak tinggi," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).

Yusri menambahkan, sebagian pedagang di bagian luar Pasar Tanah Abang masih kerap melanggar protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk itu, perlu ada edukasi bagi para pedagang yang masih abai akan protokol kesehatan.

"Kalau di mal Tanah Abangnya enggak masalah, pakai aturan ganjil genap untuk kios-kiosnya, bahkan jam 2 siang sudah tutup. Tetapi yang di samping-samping ini yang perlu kami edukasi lagi," kata dia.

Lebih lanjut, aparat kepolisian bakal tetap mengedepankan tindakan persuatif guna menegur pedagang yang melanggar. Dia meminta agar pedagang lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Tugas TNI Polri adalah mengawasi, mengamankan, dan memberi edukasi kepada masyarakat. Kami sarankan untuk disiplin. Ini dalam upaya untuk percepatan penanganan covid Covid-19," lanjut Yusri.

Pada hari keempat, yakni Kamis (18/6/2020) ini, sejumlah kios masih ada yang belum beroperasi lantaran ada kebijakan ganjil genap pasar yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hari ini, kios yang memiliki nomor ganjil tidak buka.

Pantauan Suara.com di Blok A Pasar Tanah Abang, kios yang beroperasi hanyalah kios bernomor genap saja yang beroperasi. Kebanyakan, kios-kios itu berjualan kebutuhan sandang seperti pakaian dengan berbagai macam jenis.

Sebagian besar penjual yang beroperasi di Blok A Pasar Tanah Abang tampak mengenakan masker. Ada juga pedagang yang mengenakan face shield.

Sementara itu, bagi para pengunjung harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki area pasar. Para pengunjung juga diwajibkan mencuci tangan di tempat-tempat yang sudah disediakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Berencana Buka 9 Sektor Ekonomi di Zona Hijau Covid-19

Pemerintah Berencana Buka 9 Sektor Ekonomi di Zona Hijau Covid-19

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:53 WIB

Cara Menjaga Hewan Peliharaan Agar Tidak Tertular Virus Corona

Cara Menjaga Hewan Peliharaan Agar Tidak Tertular Virus Corona

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:30 WIB

Wabah Corona Kembali Merebak, China Langsung Bersih-bersih Pasar

Wabah Corona Kembali Merebak, China Langsung Bersih-bersih Pasar

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:14 WIB

Cegah Penularan Covid-19, CDC Sarankan Bawa 3 Benda Ini saat Berpergian

Cegah Penularan Covid-19, CDC Sarankan Bawa 3 Benda Ini saat Berpergian

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 11:55 WIB

Susul Orang Tua, Dokter Deny Meninggal karena COVID-19, Pesannya Viral

Susul Orang Tua, Dokter Deny Meninggal karena COVID-19, Pesannya Viral

Jatim | Kamis, 18 Juni 2020 | 12:44 WIB

Terkini

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB