Jutaan Lebah Mati Misterius di Kroasia, Diduga Ini Penyebabnya

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 18 Juni 2020 | 19:35 WIB
Jutaan Lebah Mati Misterius di Kroasia, Diduga Ini Penyebabnya
Ilustrasi lebah. [Shutterstock]

Suara.com - Puluhan juta lebah dikabarkan mati di provinsi paling utara Kroasia yang diduga karena keracunan pestisida. Otoritas Kroasia mengumumkan kejadian tersebut sebagai bencana alam.

Menyadur Gulf News pada Kamis (18/6/2020), para peternak lebah menemukan jutaan kawanan lebah mati minggu lalu di wilayah Medzimurje, dekat perbatasan dengan Hongaria.

Sekitar 1.150 sarang tersapu bersih, dan sekitar sepertiga apiaris di daerah itu mengalami kerugian, kata Asosiasi Peternakan Lebah Kroasia Zeljko Vrbos dikutip dari Gulf News.

"Kami menduga pestisida adalah penyebabnya. Tapi penyelidikan masih berlangsung, jadi tidak ada yang bisa dikatakan dengan pasti." kata Vrbos.

Menteri Pertanian Marija Vuckovic mengatakan kepada kantor berita RTL bahwa analisis menunjukkan bahwa serangga tidak mati karena penyakit, tetapi dia menolak untuk menyatakan penyebabnya sampai pihak berwenang menyimpulkan penyelidikan mereka.

Vbros juga menjelaskan bahwa pengumuman bencana alam oleh pemerintah memungkinkan negara untuk memberikan kompensasi atas kerugian para peternak lebah. Adriatik adalah rumah bagi sekitar 10.000 peternak lebah, yang 500.000 sarangnya memproduksi sekitar 8.000 ton madu setahun.

Lebah juga penting untuk pertanian modern, karena mereka secara signifikan meningkatkan hasil panen mulai dari rapeseed hingga pohon buah-buahan melalui penyerbukan.

Namun, peternak lebah menghadapi ancaman yang semakin meningkat akibat meluasnya penggunaan pestisida dan herbisida, penyebaran pertanian monokultur dan faktor-faktor lain yang menyebabkan kematian jutaan koloni lebah di seluruh dunia.

Meskipun ukuran kematian di Kroasia cukup besar, Vrbos mengatakan itu tetap menjadi peristiwa lokal.

baca juga

"Itu di lokasi yang kecil, jadi kami tidak mengharapkan hasil panen yang lebih rendah atau kekurangan madu karena hilangnya koloni lebah ini," kata Vrbos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama 6 Bulan, BNPB Mencatat Ada 1.483 Bencana di Indonesia

Selama 6 Bulan, BNPB Mencatat Ada 1.483 Bencana di Indonesia

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 05:09 WIB

Badai dan Banjir Hantam China Selatan, Puluhan Tewas dan Ribuan Diungsikan

Badai dan Banjir Hantam China Selatan, Puluhan Tewas dan Ribuan Diungsikan

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 18:37 WIB

Rumah Tertimbun Longsor! Kakak Adik Tewas saat Tertidur di Kamar

Rumah Tertimbun Longsor! Kakak Adik Tewas saat Tertidur di Kamar

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 11:37 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×