Heboh Pria Berpayung Terobos Mako Brimob, Salman Kini Dibawa ke RS Jiwa

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 22 Juni 2020 | 14:49 WIB
Heboh Pria Berpayung Terobos Mako Brimob, Salman Kini Dibawa ke RS Jiwa
Pria misterius masuk Mako Brimob Sulawesi Tenggara. (Foto: Bidik layar video)

Suara.com - Direktorat Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara menyerahkan Salman (38), pria misterius yang sempat merangsek masuk ke Mako Brimob ke Rumah Sakit Jiwa Kendari.

Salman diserahkan ke RSJ lantaran berdasar pemeriksaan kesehatan terbukti mengidap gangguan kejiwaan.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Ferry Walintukan mengatakan Salman diserahkan oleh Dit Krimum Polda Sulawesi Tenggara ke RSJ Kendari hari ini.

"Saat ini OTK sudah diserahkan ke RSJ Kendari oleh Dit Krimum Polda Sultra," kata Ferry saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2020).

Sebelumnya, satu orang tidak dikenal atau OTK merengsek masuk Mako Brimob Polda Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (20/6/2020). Peristiwa tersebut terekam kamera ponsel milik salah satu anggota Brimob.

Dalam video berdurasi 1 menit 1 detik itu terlihat OTK tersebut menggunakan pakaian gamis abu-abu seraya membawa payung. Pria tersebut terdengar sesekali meneriakkan kalimat takbir.

Sementara itu, beberapa anggota Brimob yang berada di Mako Brimob Polda Sulawesi Tenggara terlihat berupaya menghentikan langkah OTK tersebut. Terdengar beberapa kali anggota Brimob memberi tembakan peringatan kepada OTK tersebut namun tak dihiraukan.

OTK tersebut terus berjalan memasuki Mako Brimob Polda Sulawesi Tenggara. Sampai pada akhirnya, salah satu anggota Brimob membekuk OTK tersebut dari belakang.

"Borgol-borgol ambil borgol," ujar salah satu anggota Brimob.

Dari tangan OTK tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa bensin satu liter, korek api, hingga senjata pemukul yang terbuat dari bahan besi.

Belakangan, pria misterius yang diketahui bernama Salman itu diduga memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Salman bahkan tercatat kerap melakukan penyerangan terhadap warga.

Ferry ketika itu mengemukakan, dari keterangan dari salah satu pihak keluarga Salman, pada tahun 2009 yang bersangkutan pernah dirantai selama satu tahun lantaran kerap menyerang warga sekitar.

Selain itu, baru-baru ini Salman juga pernah melakukan penyerangan terhadap rumah Kepala Desa Pudahoa, Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara karena tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Saudara Salman memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah berobat di RS Jiwa Provinsi Sultra Nomor Pasien : 06.66.97," ungkap Ferry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh! Kapolsek Diduga Minta Rp50 Juta, 6 Polisi Diperiksa Polda Sultra

Heboh! Kapolsek Diduga Minta Rp50 Juta, 6 Polisi Diperiksa Polda Sultra

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 16:58 WIB

Polda Sultra Turun Tangan! Selidiki Dugaan Penyidik 'Nakal' di Kasus Guru vs Orang Tua Murid

Polda Sultra Turun Tangan! Selidiki Dugaan Penyidik 'Nakal' di Kasus Guru vs Orang Tua Murid

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:30 WIB

Kasus Polisi Damaikan Pelaku Pencabulan Anak, Kasat Reskrim Polres Muna Dilepas Lagi usai Ditahan Propam, Kenapa?

Kasus Polisi Damaikan Pelaku Pencabulan Anak, Kasat Reskrim Polres Muna Dilepas Lagi usai Ditahan Propam, Kenapa?

News | Selasa, 17 September 2024 | 15:50 WIB

Polisi Pastikan Kasus Penembakkan 4 Terduga Pelaku Bom Ikan Di Sultra Diusut Transparan

Polisi Pastikan Kasus Penembakkan 4 Terduga Pelaku Bom Ikan Di Sultra Diusut Transparan

News | Senin, 27 November 2023 | 15:38 WIB

Komisi III DPR Minta Polda dan Kajati Tindak Tegas Pelaku Illegal Mining

Komisi III DPR Minta Polda dan Kajati Tindak Tegas Pelaku Illegal Mining

DPR | Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:28 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB