Gadis ABG Diperkosa 2 Hari saat Kabur dari Rumah Ibu Tiri yang Kejam

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 22 Juni 2020 | 19:53 WIB
Gadis ABG Diperkosa 2 Hari saat Kabur dari Rumah Ibu Tiri yang Kejam
Ilustrasi tindak pidana pemerkosaan.[Shutterstock]

Suara.com - Seorang gadis menjadi korban pemerkosaan setelah kabur dari rumah ibu tirinya. Ia kabur lantaran perilaku ibu tirinya yang kejam.

Menyadur The Times Of India pada Senin (22/6/2020), kepolisian Maner SHO menangkap empat orang termasuk seorang wanita, atas tuduhan berkonspirasi dan memerkosa gadis kecil selama dua hari berturut-turut.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan di tempat pembakaran batu bata di desa Vyapur di bawah wilayah kantor polisi Maner di Patna barat.

Kepala kantor Kepolisian Maner, Mukul Ranjan Singh mengatakan bahwa korban berusia sekitar 14 tahun.

Ia diperkosa pada hari Rabu dan kemudian pada hari Kamis kembali dilakukan oleh pekerja di tempat yang sama.

Singh mengatakan bahwa korban berasal dari Sahebganj di Jharkhand, ia melarikan diri dari rumah untuk menyelamatkan diri dari perilaku kejam ibu tirinya.

"Seorang wanita Renu Devi (33) membawanya untuk dipekerjakan di tempat pembakaran batu bata pada 15 Juni. Renu termasuk di antara orang-orang yang ditangkap. Polisi sedang mencoba mengumpulkan detail tentang keluarga korban dan berusaha menghubungi mereka," ujar Mukul Ranjan Singh dikutip dari Times of India.

Singh mengatakan bahwa gadis itu tiba di kantor polisi Maner pada hari Jumat dan melaporkan kejadian yang menimpanya.

Dia menyebutkan, korban menyebutkan ada tujuh orang pelaku termasuk Renu karena membuat konspirasi.

baca juga

"Selain Renu, empat orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka sementara dua lainnya belum diketahui," katanya.

Pihak kepolisan mengatakan bahwa tiga orang yang ditangkap diidentifikasi sebagai Rajendra Oraon (18), Pintu Oraon (19) dan Basu Oraon (19), semuanya berasal dari Lohardaga di Jharkhand.

"Renu juga dari Jharkhand dan bertanggung jawab untuk mengatur tenaga kerja di tempat pembuatan batu bata tersebut" ujar Kepala Polisi Singh.

Sebuah sumber mengatakan tempat pembuatan batu bata tersebut dimiliki oleh kerabat dekat mantan menteri serikat yang saat ini menjadi anggota parlemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menengok Cara India yang Gunakan Drone Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Menengok Cara India yang Gunakan Drone Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 15:45 WIB

Bangkrut karena Corona, Pengusaha Muda Sewa Pembunuh Bayaran Demi Asuransi

Bangkrut karena Corona, Pengusaha Muda Sewa Pembunuh Bayaran Demi Asuransi

News | Senin, 22 Juni 2020 | 15:29 WIB

Covid-19: Para Perempuan yang Menghindari KDRT saat Karantina

Covid-19: Para Perempuan yang Menghindari KDRT saat Karantina

Video | Senin, 22 Juni 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

×