Viral Pembeli Tendang hingga Siram Barang Paketan dari China, Publik Ribut

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2020 | 11:18 WIB
Viral Pembeli Tendang hingga Siram Barang Paketan dari China, Publik Ribut
Viral Pembeli Tendang hingga Siram Barang Paketan dari China, Publik Ribut (Twitter)

Suara.com - Seorang pembeli menendang dan menyiram barang yang dibelinya secara online gara-gara berasal dari China. Video saat si pembeli menendang barang tersebut viral di media sosial.

Seperti dalam unggahan akun Twitter @tubbirfess pada Rabu (24/6/2020). Video itu diciptakan oleh seorang pengguna aplikasi TikTok.

Dalam video itu tertera narasi, "Beli ginian sampe Cina. Note: kalo beli liat dulu pengirimannya dari mana."

Rekaman berdurasi 46 detik itu memperlihatkan si pembeli kecewa setelah mengetahui barang yang dibelinya berasal dari Cina.

"Gua beli barang ini udah dua minggu, ternyata dari China. Karena dari China, gua enggak mau pegang," ujar si pembeli yang menendang-nendang barang tersebut.

Ia khawatir barang yang dibelinya dapat menularkan virus corona.

"Langsung gua siramin aja pakai air biasa karena gua enggak punya disinfektan," ucapnya.

"Pokoknya harus ilang nih virus yang dari China," sambil ia mencelup-celupkan paketan barang itu ke air di dalam ember.

Ia lalu menjemur barang tersebut dengan cara melemparkannya ke halaman rumah yang terkena sinar matahari.

Barang yang dibeli si pembeli adalah daun-daun palsu untuk hiasan di dinding.

Sebagian warganet yang menyaksikan video ini merasa si pembeli terlalu memojokkan satu pihak yaitu Cina.

"Bahasa lo kenapa 'BAGUS' banget dah? lagian lo beli produk pasti lo liat estimasi ongkir yang mana lo berarti akan tau dia dikirim dari mana. it's ok kalau lu mau orang-orang preventif tapi gak gitu caranya," ujar @amgidala.

"Gak perlu dilempar ke lantai juga, gak sopan amat. Kalau gak mau kena virus pake tuh sarung tangan, semprot pake disinfektan atau cuci paketnya yang bersih pake sabun. Ini cuma diobok2 di air sekalian ngatain cina, virusnya mati kagak, keliatan gobloknya iya," ujar @punyake***.

Tapi warganet lain merasa video tersebut tidak perlu dipermasalahkan.

"Dari segi perlindungan preventifnya bener dong? Kok malah dihujat? Salah di tata cara memperlakukan barangnya aja kali," komentar @toxicaphr******.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Kembali Zona Merah dan Bogor Zona Hitam Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Kembali Zona Merah dan Bogor Zona Hitam Corona?

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 10:54 WIB

Ditinggal Masuk Rumah, Pedagang Bakso Diduga Ludahi Pesanan Pembeli

Ditinggal Masuk Rumah, Pedagang Bakso Diduga Ludahi Pesanan Pembeli

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:51 WIB

Viral Video Pemuda Cina di Italia Lawan Sentimen Rasis Virus Corona

Viral Video Pemuda Cina di Italia Lawan Sentimen Rasis Virus Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:18 WIB

Terkini

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:19 WIB

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:13 WIB

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:53 WIB

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:48 WIB