Hari Ini Terakhir Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Jalur Zonasi

Dany Garjito, Rifan Aditya

Sabtu, 27 Juni 2020 | 10:11 WIB
Hari Ini Terakhir Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Jalur Zonasi
PPDB DKI Jakarta 2020/2021. (bidikan layar https://ppdb.jakarta.go.id/)

Suara.com - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB DKI Jakarta jalur zonasi ditutup hari ini, Sabtu 27 Juni 2020.

Berdasarkan situs resmi PPDB DKI Jakarta, ppdb.jakarta.go.id, pendaftaran melalui jalur zonasi akan ditutup pada pukul 15.00 WIB hari ini. Penutupan ini berlaku serentak dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Rencananya, pengumuman bagi peserta didik baru yang lolos juga akan disampaikan pada hari ini pukul 17.00 WIB. Pengumuman itu diberitahukan secara online.

Setelah mengetahui pengumuman itu, peserta didik baru diminta untuk melaporkan diri secara daring melalui situs ppdb.jakarta.go.id.

Untuk lapor diri, siswa diharuskan login ke situs ppdb.jakarta.go.id dengan memasukkan nomor peserta dan password. Setelah selesai, jangan lupa mencetak bukti lapor diri tersebut.

Jadwal lapor diri secara online ini dilakukan pada 29-30 Juni 2020. Pada hari terakhir (30 Juni 2020), lapor diri akan ditutup pada pukul 14.00 WIB.

Sebagaimana diketahui, jalur zonasi menggunakan seleksi usia untuk menjaring peserta didik baru. Calon siswa dengan usia di atas rata-rata yang diterima masuk SMA masih cukup banyak.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana, pada Jumat (26/6/2020), siswa dengan usia di atas 17 tahun yang diterima di sekolah masih cukup banyak dengan total 488 siswa.

Sementara siswa dengan usia 15 tahun ke bawah hanya 29 orang. Lalu siswa dengan umur 15 sampai 16 tahun 5 bulan menjadi yang paling banyak dengan total 11.531 orang.

baca juga

"Artinya rentang usia paling banyak zonasi jenjang SMA di rentang usia 15 tahun 6 bulan sampai 16 tahun sebanyak 5.757 orang, sementara di 25 juni," ujar Nahdiana di gedung Dinas Pendidikan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Jalur zonasi merupakan jalur penerimaan SMA dengan kuota paling banyak, yakni 40 persen dari kapasitas. Seleksi pertama dilakukan dengan menilai jarak rumah siswa ke sekolah sesuai dengan Permendikbud nomor 44 tahun 2019.

Namun untuk DKI, seleksi jarak ini dilakukan dengan menentukan wilayah zonasi berdasarkan kelurahan. Satu zonasi terdiri dari beberapa kelurahan yang di dalamnya terdapat berbagai sekolah, tergantung wilayahnya.

Artinya jika ada beberapa siswa yang berada di zonasi sama, mengincar sekolah yang sama pula, hitungan jarak mereka lantas disamakan.

Jika ini terjadi, maka siswa harus mengikuti seleksi usia. Siswa dengan umur lebih tua akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Lengkap Empat Jalur PPDB 2020

Penjelasan Lengkap Empat Jalur PPDB 2020

Video | Sabtu, 27 Juni 2020 | 07:05 WIB

PPDB Online, Banyak Wali Murid Bingung Datangi Sekolah

PPDB Online, Banyak Wali Murid Bingung Datangi Sekolah

Jogja | Jum'at, 26 Juni 2020 | 17:24 WIB

PPDB DKI Jalur Zonasi Sementara: 488 Siswa Usia 17 Tahun ke Atas Masuk SMA

PPDB DKI Jalur Zonasi Sementara: 488 Siswa Usia 17 Tahun ke Atas Masuk SMA

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×