Warganet Minta Menteri BUMN Direshuffle Tapi Kompak Typo, Pasukan Mesin?

Dany Garjito, Rifan Aditya

Senin, 29 Juni 2020 | 16:19 WIB
Warganet Minta Menteri BUMN Direshuffle Tapi Kompak Typo, Pasukan Mesin?
Menteri BUMN Erick Thohir. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Banyak warganet di Twitter yang membuat cuitan mendesak Menteri BUMN Erick Thohir untuk direshuffle. Namun, cuitan itu kompak melakukan salah ketik atau typo.

Bahkan mereka juga menambahkan tagar #erickout dalam cuitan-cuitan tersebut.

Seperti cuitan dari akun Twitter @PutarBalik7 yang menulis "Menteri BUMN harus dinreshuffle karena jadi benalu kabinet #erickout".

Cuitan serupa ditulis oleh akun Sang Elang atau @Sumandie1, "Menteri BUMN harus dinreshuffle karena terbukti bermasalah #erickout".

Sementara akun @BorneoEl1 menulis, "Menteri BUMN harus dinreshuffle karena melanggar aturan #erickout".

Tidak hanya tiga akun itu yang mendesak Menteri BUMN untuk dipecat dari jabatannya. Masih banyak lagi netizen yang menulis cuitan demikian.

Kesalahan penulisan terjadi pada kata "dinreshuffle". Anehnya, typo ini terjadi pada banyak akun Twitter yang meramaikan tagar #erickout.

Warganet Minta Menteri BUMN Direshuffle Tapi Kompak Typo (Twitter)
Warganet Minta Menteri BUMN Direshuffle Tapi Kompak Typo (Twitter)

Akun Twitter @Twit_Opini merasa cuitan-cuitan tersebut berasal dari pasukan mesin atau sering disebut bot.

"Kompaknya pasukan mesin/BOT..typonya juga ikut kompak," cuit @Twit_Opini.

baca juga

"Inilah akibat kalo ngetwit pake pasukan mesin/BOT, yg cuma bisa copas..HA HA HA," imbuhnya.

Selain itu, simpatisan Joko Widodo (Jokowi) pengguna akun Twitter @kangdede78 ikut menanggapi banyak warganet yang menulis cuitan typo massal itu.

"Orang-orang gila jabatan semua, sudah sinting," cuit @kangdede78.

Netizen yang lain @penguasahati ikut mengomentari, "Segitunya niat mau jatuhin pejabat".

Sebelumnya, beberapa hari yang lalu nama Erick Thohir juga sempat masuk daftar trending topik di Twitter. Ia disandingkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Warganet ramai memakai tagar #GanjarNoErickYes pada Sabtu (27/4/2020) pagi.

Rata-rata warganet yang meramaikan tagar tersebut, mendorong Erick Thohir untuk maju sebagai calon presiden pada 2024. Namun entah mengapa para netizen membenturkan Erick dengan Ganjar.

Kekinian, belum diketahui siapa dalang di balik viralnya tagar #GanjarNoErickYes itu. Namun Erick, diwakili staf khususnya, Arya Sinulingga menegaskan tidak mungkin melakukan hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Erick Thohir Sebut Komisaris BUMN Tak Digaji Tapi Diberi Honor

Jubir Erick Thohir Sebut Komisaris BUMN Tak Digaji Tapi Diberi Honor

Bisnis | Senin, 29 Juni 2020 | 10:09 WIB

Himbara Dapat Rp 30 Triliun, Erick Thohir Yakin Ekonomi Pulih

Himbara Dapat Rp 30 Triliun, Erick Thohir Yakin Ekonomi Pulih

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 17:48 WIB

Erick Thohir Bongkar Jajaran Direksi Pelindo I

Erick Thohir Bongkar Jajaran Direksi Pelindo I

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2020 | 08:50 WIB

Terkini

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:31 WIB

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:27 WIB

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:25 WIB