Jokowi Marahi Menteri Kabinet, Rizal Ramli: Terlalu Banyak Drama

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 29 Juni 2020 | 18:08 WIB
Jokowi Marahi Menteri Kabinet, Rizal Ramli: Terlalu Banyak Drama
(Youtube/retariat Presiden)

Suara.com - Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli menyoroti Presiden Jokowi ancam reshuffle para menterinya di tengah pandemi Covid-19. Rizal Ramli menyebut Jokowi terlalu banyak drama, tapi kurang dalam tindakan nyata.

Tanggapan tersebut disampaikan oleh Rizal Ramli melalui akun Twitter miliknya @RamliRizal.

Awalnya, ia mengomentari cuitan warganet @w_runturambi yang mengomentari agar Jokowi mengakui kegagalan pemerintahannya dan mengundurkan diri.

"Kalau mau pertaruhkan reputasi politik demi rakyat ya cuma satu, akui kegagalan dan mundur," cuit warganet seperti dikutip Suara.com, Senin (29/6/2020).

Tak lama, cuitan akun warganet itu direspons oleh Rizal Ramli. Dia memiliki pendapat sendiri mengenai ancaman reshuffle para menteri di tengah pandemi covid-19, hingga pernyataan Jokowi yang mempertaruhkan reputasinya demi rakyat.

Rizal Ramli menyindir Jokowi terlalu banyak bermain drama. Ia juga memberikan pepatah untuk Jokowi yang mengisyaratkan, apa yang dilakukan lebih bermakna dibandingkan hanya sekadar kata-kata.

"Terlalu banyak drama. Action speak louder than words," balas Rizal Ramli.

Rizal Ramli sindir Jokowi terlalu banyak drama (Twitter/ramlirizal)
Rizal Ramli sindir Jokowi terlalu banyak drama (Twitter/ramlirizal)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memperingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang masih bekerja biasa-biasa saja saat pandemi covid-19, untuk mengubah cara kerjanya.

"Perasaan ini harus sama. Kita harus mengerti ini. Jangan biasa-biasa saja, jangan linear, jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali kita, saya lihat masih banyak kita yang menganggap ini normal," kata Presiden Jokowi dengan nada tinggi, saat menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara pada 18 Juni 2020.

baca juga

Video arahan Presiden Jokowi tersebut baru dikeluarkan oleh Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden pada "channel" Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu.

Dalam arahan tersebut, Presiden Jokowi bahkan membuka opsi "reshuffle" menteri atau pembubaran lembaga yang masih bekerja biasa-biasa saja.

"Bisa saja, membubarkan lembaga, bisa saja 'reshuffle'. Sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, kalau bapak ibu tidak merasakan itu sudah," kata Presiden Jokowi sambil mengangkat kedua tangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yurianto: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Rendah Ketimbang Jepang

Yurianto: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Rendah Ketimbang Jepang

News | Senin, 29 Juni 2020 | 17:33 WIB

Banyak Anak Tak Pakai Masker, Ridwan Kamil Anjurkan Pakai Face Shield

Banyak Anak Tak Pakai Masker, Ridwan Kamil Anjurkan Pakai Face Shield

Jabar | Senin, 29 Juni 2020 | 17:38 WIB

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×