Video Jokowi Marahi Menteri Beredar, KSP: Tak Mungkin Pencitraan atau Gimik

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 01 Juli 2020 | 00:05 WIB
Video Jokowi Marahi Menteri Beredar, KSP: Tak Mungkin Pencitraan atau Gimik
(Youtube/retariat Presiden)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menganggap marah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada para menterinya bukanlah gimik. Donny menyebut hal itu disampaikan Jokowi sebagai bentuk teguran pada menteri yang kinerjaya belum maksimal.

"Saya kira tidak ada Presiden menegur menterinya itu gimik, pasti kan itu sesuatu yang serius," ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Selasa (30/6/2020).

Pernyataan itu disampaikan Donny sekaligus menjawab anggapan kemarahan dan ancaman reshuffle kabinet yang disampaikan Presiden Jokowi di hadapan menterinya saat sidang kabinet hanyalah sebuah gimik.

Ia menegaskan, Presiden Jokowi hanya menginginkan agar para menterinya bekerja lebih maksimal dalam menangani Covid-19.

"Karena beliau (Jokowi) kan memang menginginkan kerja kabinet yang lebih maksimal lagi, dalam pandemi ini, upaya bisa selesai crisis ini," ucap dia.

Donny kemudian menegaskan kemarahan Jokowi dan ancaman reshuffle kepada menteri murni karena ingin menegur menterinya agar bekerja lebih keras menangani Covid-19.

"Tidak mungkin itu pencitraan atau gimik atau sesuatu yang dibuat-buat gitu. Presiden serius ingin menangani pandemi dan dia mengingatkan menterinya bekerja lebih keras," katanya .

Meski demikian, Donny mengklaim tidak tahu menteri siapa yang disindir oleh Presiden Jokowi karena bekerja lamban dan biasa biasa saja dalam menangani krisis akibat Covid-19.

"Saya enggak tahu, pak Jokowi mengingatkan secara umum saja. Saya tidak tahu siapa yang dimaksud oleh Presiden," kata Donny.

baca juga

Lebih lanjut, Donny mengatakan tak ada alasan khusus terkait baru diunggahnya video tersebut.

"Tidak ada alasan kusus, saya pikir memang harus ada waktu saja untuk dipublikasikan," katanya.

Jokowi Marah-marah

Presiden Jokowi marah-marah hingga mengancam reshuffle kabinet menjadi sorotan. Video itu baru diunggah 28 Juni, padahal pidato itu dilontarkan pada 18 Juni.

Dalam videonya, Jokowi memperingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang masih bekerja biasa-biasa saja saat pandemi covid-19, untuk mengubah cara kerjanya.

"Perasaan ini harus sama. Kita harus mengerti ini. Jangan biasa-biasa saja, jangan linear, jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali kita, saya lihat masih banyak kita yang menganggap ini normal," kata Presiden Jokowi dengan nada tinggi, saat menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara pada 18 Juni 2020.

Video arahan Presiden Jokowi tersebut baru dikeluarkan oleh Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden pada "channel" Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu.

Dalam arahan tersebut, Presiden Jokowi bahkan membuka opsi "reshuffle" menteri atau pembubaran lembaga yang masih bekerja biasa-biasa saja.

"Bisa saja, membubarkan lembaga, bisa saja 'reshuffle'. Sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, kalau bapak ibu tidak merasakan itu sudah," kata Presiden Jokowi sambil mengangkat kedua tangannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon: Jika Serius Marah, Presiden Harusnya Bikin Kabinet Krisis

Fadli Zon: Jika Serius Marah, Presiden Harusnya Bikin Kabinet Krisis

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 21:27 WIB

Didampingi Ganjar, Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya Irigasi di Batang

Didampingi Ganjar, Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya Irigasi di Batang

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 20:01 WIB

Jokowi Marahi Para Menterinya Dinilai Pengamat sebagai Aksi Teaterikal

Jokowi Marahi Para Menterinya Dinilai Pengamat sebagai Aksi Teaterikal

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 20:01 WIB

Murka ke Menteri, Pakar: Kata-kata Jokowi Menandakan Kondisi Tak Biasa

Murka ke Menteri, Pakar: Kata-kata Jokowi Menandakan Kondisi Tak Biasa

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:59 WIB

Jokowi Marah-marah ke Menteri, PKS: Jangan Banyak Dramaturgi Politik

Jokowi Marah-marah ke Menteri, PKS: Jangan Banyak Dramaturgi Politik

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:27 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×