Memanas! Demo Tolak HIP, Massa PA 212 Bakar Babi Moncong Putih di Medan

Bangun Santoso

Minggu, 05 Juli 2020 | 13:36 WIB
Memanas! Demo Tolak HIP, Massa PA 212 Bakar Babi Moncong Putih di Medan
Massa PA 212 demo tolak RUU HIP di Medan, Minggu (5/7/2020). (Suara.com/Muchlis)

Suara.com - Ratusan massa peserta Apel Siaga PA 212 di Medan, Sumatera Utara, membakar poster bergambar babi bermoncong putih dan palu arit yang identik dengan lambang partai komunis (PKI). Aksi itu merupakan bagian dari demo menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP.

Sebelum membakar spanduk, massa juga membakar replika bendera PKI sebagai simbol penolakan terhadap RUU HIP.

"Kita bakar-bakar. Kali ini kita membakar lambang partai yang telah jelas-jelas ingin menggeser Pancasila," teriak orator dari atas mobil truk bak terbuka, Minggu (5/7/2020).

Usai membakar gambar partai terlarang di Indonesia itu, massa kemudian membakar sebuah spanduk bergambar seekor babi bermoncong putih yang dikelilingi lambang palu arit.

Dalam orasinya, tokoh Persatuan Alumni atau PA 212 Sumatera Utara, ustaz Heriansyah mengatakan, paham komunis dengan PKI-nya telah menorehkan berbagai sejarah kelam di Indonesia. Termasuk menyingkirkan partai Masyumi yang menjadi representasi ulama.

"Saat ini anak-anak PKI itu sudah berafiliasi ke partai PKI Perjuangan. Bahkan ada yang menulis buku 'Aku Bangga Jadi Anak PKI'," ucap Heriansyah di hadapan massa aksi.

Menurutnya, bahkan dalam partai yang dimaksudkannya itu, anak-anak dari kader PKI tersebut ada yang menjadi legislator. Sehingga RUU HIP dinilainya sebagai sebuah agenda terselubung.

"Cuman, PKI Perjuangan itu gambarnya masih gambar binatang. Mereka belum puas, dan hasratnya belum terpenuhi, mereka menginginkan partai mereka itu bukan gambar binatang, tapi palu dan arit," katanya menegaskan.

Aksi apel siaga PA 212 yang digelar di seputaran Lapangan Merdeka Medan tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga Minggu siang.

baca juga

Masa membubarkan diri setelah laporan atas penolakan terhadap RUU HIP diterima langsung Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi Riko Sunarko di lokasi aksi.

Kontributor : Muhlis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima FPI: Apel Siaga Ganyang Komunis akan Diikuti Ribuan Orang

Panglima FPI: Apel Siaga Ganyang Komunis akan Diikuti Ribuan Orang

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 08:43 WIB

PA 212 Aksi Lagi Hari Ini, Polisi: Jika Bakar-bakaran Pasti Kami Tangkap!

PA 212 Aksi Lagi Hari Ini, Polisi: Jika Bakar-bakaran Pasti Kami Tangkap!

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 06:22 WIB

PA 212 Mau Demo Lagi Besok, Polda: Misal Bakar-bakaran, Pasti Kami Tangkap

PA 212 Mau Demo Lagi Besok, Polda: Misal Bakar-bakaran, Pasti Kami Tangkap

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 14:07 WIB

Bamsoet Sebut Isi RUU HIP Membahayakan dan Mengancam Persatuan

Bamsoet Sebut Isi RUU HIP Membahayakan dan Mengancam Persatuan

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 22:37 WIB

Ketimbang Ganti Nama, PBNU Minta RUU HIP Dicabut Total

Ketimbang Ganti Nama, PBNU Minta RUU HIP Dicabut Total

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 21:30 WIB

Rieke Dipolisikan, PDIP: Hak Imunitas DPR Tak Bisa Dikriminalisasi

Rieke Dipolisikan, PDIP: Hak Imunitas DPR Tak Bisa Dikriminalisasi

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 20:56 WIB

PHDI Menilai Implementasi Pancasila Lebih Penting Ketimbang RUU HIP

PHDI Menilai Implementasi Pancasila Lebih Penting Ketimbang RUU HIP

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 20:29 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×