Kasus Corona Melonjak Lagi, Australia Tutup Perbatasan Victoria-NSW

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 06 Juli 2020 | 14:21 WIB
Kasus Corona Melonjak Lagi, Australia Tutup Perbatasan Victoria-NSW
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Virus corona kembali menghantui Australia setelah negara ini melonggarkan pembatasan. Lonjakan yang cukup tajam membuat pemerintah bersikap tegas untuk menutup kembali beberapa perbatasannya.

Menyadur BBC pada Senin (06/07/2020), perbatasan antara dua negara bagian terpadat di Australia, Victoria dan New South Wales (NSW) segara ditutup karena lonjakan virus di Melbourne.

Di ibukota Victoria ada ratusan kasus yang terjadi dalam dua minggu terakhir atau lebih dari 95% infeksi baru di Australia. Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan penutupan akan dimulai pada hari Rabu.

"Kami semua sepakat bahwa hal terbaik yang harus dilakukan adalah menutup perbatasan. Ini adalah salah satu pencegahan yang saya pikir akan membantu lebih luas untuk penekanan penyebaran virus."

Penduduk setempat menyantap makanan di salah satu restoran, di Darling Harbour di Sydney, Australia, Sabtu (17/5/2020). Sydney mulai melonggarkan beberapa pembatasan COVID-19 sejak 15 Mei lalu yang memungkinkan orang-orang pergi ke berbagai pantai, pub, dan restoran untuk kegiatan rekreasi. ANTARA FOTO/Xinhua-Bai Xuefei/hp.
Penduduk setempat menyantap makanan di salah satu restoran, di Darling Harbour di Sydney, Australia, Sabtu (17/5/2020). Sydney mulai melonggarkan beberapa pembatasan COVID-19 sejak 15 Mei lalu yang memungkinkan orang-orang pergi ke berbagai pantai, pub, dan restoran untuk kegiatan rekreasi. ANTARA FOTO/Xinhua-Bai Xuefei/hp.

Bagi warga yang melakukan perjalanan penting ke NSW dapat mengajukan izin, termasuk bagi orang-orang yang harus melewati batas negara untuk bekerja.

Penutupan perbatasan ini akan memiliki dampak ekonomi dan sosial yang sangat besar tapi Andrews mengatakan hal itu sebagai tantangan yang harus hadapi dalam mengatasi virus.

Hingga saat ini, Victoria melaporkan 127 kasus baru pada hari Senin. Angka ini merupakan peningkatan harian tertinggi sejak pandemi dimulai.

Jelajah kota Melbourne Australia untuk wisata keluarga muslim. (Dok. Tourism Australia)
Kota Melbourne, Australia. (Dok. Tourism Australia)

Pada akhir pekan, pemerintah melakukan penguncian tegas di sembilan blok menara perumahan dan megkarantina sekitar 3.000 warga setelah sekelompok kasus ditemukan.

Warga 36 hotspot pinggiran kota dimasukkan ke dalam penguncian terpisah pekan lalu. Tidak seperti yang ada di blok menara, mereka dapat meninggalkan rumah untuk bekerja, berolahraga dan belanja bahan makanan.

baca juga

Pandemi ini mengancam Australia dengan 105 kematian dan sekitar 8.500 kasus sejak Januari 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas Tingkatkan Risiko Meninggal Akibat Covid-19 Hingga 2 Kali Lipat

Obesitas Tingkatkan Risiko Meninggal Akibat Covid-19 Hingga 2 Kali Lipat

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 10:37 WIB

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 08:47 WIB

Waduh, Banyak Pasien Covid-19 Kehilangan Permanen Indera Penciumannya

Waduh, Banyak Pasien Covid-19 Kehilangan Permanen Indera Penciumannya

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 08:24 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:43 WIB

Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung

Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 12:42 WIB

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:37 WIB

KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028

KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 12:36 WIB

Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok

Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:32 WIB

Kasatgas Tito Kunjungi Pidie Jaya, Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan

Kasatgas Tito Kunjungi Pidie Jaya, Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:32 WIB

Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman

Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:31 WIB

Review A Love Other Than Yours: Pahitnya Realita Hubungan Jangka Panjang

Review A Love Other Than Yours: Pahitnya Realita Hubungan Jangka Panjang

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:30 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:28 WIB

Suahasil Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Jadi Rp 500 T Imbas Kenaikan Harga Minyak

Suahasil Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Jadi Rp 500 T Imbas Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:26 WIB

×