Pelajar Asing di AS Terancam Dipaksa Pulang jika Sekolah Lakukan Hal Ini

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:52 WIB
Pelajar Asing di AS Terancam Dipaksa Pulang jika Sekolah Lakukan Hal Ini
Kampus Harvard University di Cambridge, AS. [Shutterstock/Marcio JB Silva]

Suara.com - Amerika Serikat mengumumkan pelajar asing akan dipaksa untuk pulang jika sekolah mereka hanya mengadakan kelas online. Untuk siswa yang tidak mematuhi aturan tersebut, terancam deportasi.

Menyadur NBC News, Selasa (7/7/2020), Pemerintah AS melalui Badan Penegakan Hukum dan Keimigrasian mengeluarkan pernyataan bahwa siswa dengan visa F-1 dan M-1 harus meninggalkan AS jika sekolah hanya mengadakan kelas online.

"Siswa harus meninggalkan negara atau mengambil langkah-langkah lain, seperti mentransfer ke sekolah dengan instruksi langsung untuk tetap memiliki status hukum," jelas badan Imigrasi AS dikutip dari NBC News.

"Bagi siswa yang melanggar aturan akan menghadapi konsekuensi imigrasi, tidak terbatas pada inisiasi proses pemindahan," kata badan tersebut.

Aturan tersebut muncul ketika beberapa perguruan tinggi dan universitas, termasuk Harvard, mengumumkan rencana untuk hanya akan mengadakan kelas online pada musim gugur (sekitar September-Desember) ketika A S berjuang mengendalikan pandemi virus corona.

Aturan baru ini merupakan pukulan bagi banyak siswa internasional yang akan dipaksa meninggalkan AS atau berebut untuk pindah ke sekolah baru untuk mempertahankan status hukum mereka.

Aturan ini juga akan menimbulkan tantangan tersendiri terutama bagi mereka yang berasal dari negara dengan zona waktu yang sangat berbeda, termasuk Indonesia.

Kembar cantik lulus dari Harvard. [viral4real]
Kembar cantik lulus dari Harvard. Foto sebagai ilustrasi mahasiswa asing di AS.[viral4real]

"Aturan baru seharusnya tidak memengaruhi siswa yang berpartisipasi dalam OPT," kata juru bicara sebuah agensi pendidikan di AS, merujuk pada program pelatihan praktis opsional yang memungkinkan siswa dengan visa F-1 yang telah menyelesaikan studi mereka untuk bekerja di AS hingga satu tahun di bidang yang relevan.

Terry Hartle, wakil presiden Dewan Pendidikan Amerika Senior mengatakan bahwa peraturan tersebut akan menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian.

baca juga

Kelompok Pendidikan Internasional (NAFSA) juga ikut mengecam peraturan tersebut, mereka mengatakan pihak sekolah harus diberikan wewenang untuk membuat keputusan sendiri.

Menurut Institute of International Education, siswa dari negara lain di Amerika Serikat kini berjumlah hampir 1,1 juta pada tahun akademik 2018-2019 atau sekitar 5,5 persen dari siswa asli Amerika Serikat,

Sebagian besar siswa asing di AS cenderung mengandalkan beasiswa dari lembaga pendidikan tinggi A.S., yang mensubsidi orang Amerika.

Peraturan baru tersebut merupakan langka terbaru yang diambil oleh Presiden Trump untuk membatasi imigrasi dan visa legal selama pandemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-Detik Pelajar SMP Palabuhanratu Ditemukan Gantung Diri di Kayu Plafon

Detik-Detik Pelajar SMP Palabuhanratu Ditemukan Gantung Diri di Kayu Plafon

Jabar | Selasa, 07 Juli 2020 | 11:34 WIB

Bertindak Rasis dan Fitnah Pria Kulit Hitam, Wanita AS Terancam Penjara

Bertindak Rasis dan Fitnah Pria Kulit Hitam, Wanita AS Terancam Penjara

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 12:32 WIB

Update Covid-19 Global: Amerika Serikat Meninggkat, Tembus 3 Juta Kasus

Update Covid-19 Global: Amerika Serikat Meninggkat, Tembus 3 Juta Kasus

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Nonton Musik, Soundrenaline Hadirkan Sensasi Festival Garden di Tepi Danau

Bukan Sekadar Nonton Musik, Soundrenaline Hadirkan Sensasi Festival Garden di Tepi Danau

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 19:56 WIB

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:55 WIB

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:46 WIB

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

×