Jokowi ke Daerah yang Mau Terapkan New Normal: Hati-hati kalau Buka Sekolah

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 09 Juli 2020 | 21:22 WIB
Jokowi ke Daerah yang Mau Terapkan New Normal: Hati-hati kalau Buka Sekolah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pasar Pelayanan Publik di Banyuwangi, Kamis (25/6/2020). (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepala daerah di Kalimantan Tengah untuk berhati-hati sebelum menerapkan kebijakan new normal. Jokowi mengatakan kepala daerah harus harus mengikuti sejumlah tahapan meski angka kasus Covid-19 dianggap sudah mulai menurun.

"Katatanan baru new normal, harus lewati tahapan-tahapan semuanya seluruh kabupaten kota dan provinsi. Ada prakondisi, conditioning dulu," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan penanganan Covid-19 di Kalimantan Tengah melalui youtube Sekretariat Presiden, Kamis (9/7/2020).

Tahapan kedua kata Jokowi, yakni menentukan waktu kapan diterapkan kebijakan new normal.

"Timingnya, waktunya kapan mulai masuk ke new normal. Ini penting sekali, tidak langsung ujug-ujung, langsung diputusin masuk new normal, hati-hati mengenai ini," ucap dia.

Kemudian tahapan selanjutnya memprioritaskan sektor yang mana yang akan dibuka.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan agar kepala daerah berhati-hati dalam membuka kembali sekolah.

"Prioritas sektor mana yang didahulukan. Tidak semua langsung dibuka, nggak bisa, dipilih sektor-sektor yang miliki risiko rendah, buka dulu. Yang risiko sedang kedua, yang ketiga, yang memiliki risiko tinggi. Misalnya kayak sekolah, hati-hati kalau ingin buka sekolah," kata Jokowi.

Tak hanya itu, Kepala Negara juga meminta kepala daerah di Kalimantan Tengah untuk menggunakan data sains dan meminta saran dari pakar-pakar kesehatan dan para scientist sebelum mengambil kebijakan penerapan new normal.

"Jangan sampai memutuskan sesuatu tanpa tanya kanan kiri dan tidak memakai data sains, ini bahaya sekali. Sekali lagi ini bukan sesuatu yang mudah. Oleh sebab itu semuanya harus dibackup oleh data sains dan saran-saran masukkan para scientist," ucap dia.

Lebih lanjut, Jokowi menghargai kerja keras kepala daerah dan gugus tugas di Kalimantan Tengah. Kendati demikian, Jokowi meminta angka kasus Covid-19 di Kalimantan Tengah yang mencapai 1.093 untuk segera dikendalikan.

"Saya sangat menghargai kerja keras Kalimantan Tengah, tapi sekali lagi angka 1.093 kasus positif ini harus betul-betul dihentikan. Saya kira dengan SDM di sini saya meyakini itu akan bisa dilakukan," ucap Jokowi.

Jokowi juga menawarkan kepada kepala daerah dan gugus tugas di Kalimantan Tengah untuk tak segan meminta bantuan kepada pemerintah pusat baik itu dari bantuan personel ataupun tenaga kesehatan.

"Kalau gugus tugas merasa perlu bantuan dari pusat, pak gubernur juga perlu. Silakan disampaikan sesegera mungkin kami akan bantu, baik misalnya kurang personel. Saya kira kalau personel di TNI, Polri juga masih bisa bantu, kalau misal harus tenaga kesehatan, tapi kita harapkan tidak ada karena memang semuanya sudah ini. Kalau memang sangat diperlukan sekali sarana yang ada, ya silakan kami akan usahakan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Penyaluran Bansos Dipercepat, Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Tercecer

Minta Penyaluran Bansos Dipercepat, Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Tercecer

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:15 WIB

Kasus Covid-19 di Kalteng Tembus 1093, Jokowi: Jangan dianggap Enteng

Kasus Covid-19 di Kalteng Tembus 1093, Jokowi: Jangan dianggap Enteng

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:00 WIB

Makin Mesra, Jokowi dan Prabowo Saling Berbalas Status di Media Sosial

Makin Mesra, Jokowi dan Prabowo Saling Berbalas Status di Media Sosial

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 19:32 WIB

Menhan Prabowo Ikut Urus Lumbung Pangan, Gerindra: Sah, Tak Langgar UU

Menhan Prabowo Ikut Urus Lumbung Pangan, Gerindra: Sah, Tak Langgar UU

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 16:02 WIB

Memaksimalkan Pemanfaatan Data, Analisis Dimulai dari Desa

Memaksimalkan Pemanfaatan Data, Analisis Dimulai dari Desa

Jogja | Kamis, 09 Juli 2020 | 18:21 WIB

Terkini

Dijaga Ketat Brimob! KPK Bawa Koper Usai Geledah Rumah Silmy Karim di Kebayoran Baru

Dijaga Ketat Brimob! KPK Bawa Koper Usai Geledah Rumah Silmy Karim di Kebayoran Baru

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:04 WIB

Jalani Pemeriksaan, Sony Sonjaya Buka-bukaan Soal Jual Beli Titik Dapur MBG

Jalani Pemeriksaan, Sony Sonjaya Buka-bukaan Soal Jual Beli Titik Dapur MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:47 WIB

Sidang Perdana Kasus Korupsi Maidi Digelar Pekan Depan, KPK Siapkan Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Kasus Korupsi Maidi Digelar Pekan Depan, KPK Siapkan Pembacaan Dakwaan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:46 WIB

Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik

Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:45 WIB

72 Jam Penuh Guncangan di Indonesia: Rupiah Anjlok hingga Skandal Korupsi Pejabat Negara

72 Jam Penuh Guncangan di Indonesia: Rupiah Anjlok hingga Skandal Korupsi Pejabat Negara

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:42 WIB

KPK Geledah Rumah Silmy Karim, Telusuri Jejak Dugaan Pemerasan di Ditjen Imigrasi

KPK Geledah Rumah Silmy Karim, Telusuri Jejak Dugaan Pemerasan di Ditjen Imigrasi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:40 WIB

Tolak Gugatan Paulus Tannos, Singapura Restui Ekstradisi Buron Kakap e-KTP?

Tolak Gugatan Paulus Tannos, Singapura Restui Ekstradisi Buron Kakap e-KTP?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:29 WIB

Kembali Sambangi Kejagung, Kubu PT PMM Sebut Ada 'Penyelundup' di Balik Kasus 15 Kontainer

Kembali Sambangi Kejagung, Kubu PT PMM Sebut Ada 'Penyelundup' di Balik Kasus 15 Kontainer

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:12 WIB

Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?

Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:59 WIB

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:50 WIB