facebook

Menhan Prabowo Ikut Urus Lumbung Pangan, Gerindra: Sah, Tak Langgar UU

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Menhan Prabowo Ikut Urus Lumbung Pangan, Gerindra: Sah, Tak Langgar UU
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) memberikan salam kepada awak media usai menerima kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (6/7). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dasco mengatakan di awal sebelum masuk kabinet Partai Gerindra sudah mengajukan sejumlah konsep salah satunya ketahanan pangan.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengklaim tidak ada kaitannya antara penunjukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai leading sector proyek lumbung pangan oleh Presiden Joko Widodo dengan deal politik.

Dasco mengatakan tidak ada kesepakatan apapun yang terkait dengan penunjukan Prabowo tersebut. Ia berujar penunjukan itu didasari dengan keinginan negara untuk mewujudkan ketahanan pangan.

"Kalau ditanya alasan Presiden Jokowi untuk menunjuk Pak Prabowo, itu ada kaitannya dengan ketahanan negara. Terutama ketahanan di bidang pangan, kalau kemudian ada pertanyaan apakah itu termasuk deal? Kemarin kita tidak ada deal," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Dasco mengatakan di awal sebelum masuk kabinet Partai Gerindra sudah mengajukan sejumlah konsep salah satunya ketahanan pangan.

Baca Juga: PDIP Pastikan Dukung Keponakan Prabowo Maju Pilkada Tangerang Selatan

Ia memandang kosep itu lah yang kemudian saat ini dinilai bagus oleh Jokowi dan ingin diwujudkan.

"Kita mengajukan atau mebenarkan konsep memperkuat pertahanan, ketahanan pangan, ketahanan energi, dan beberapa lagi. Nah saya pikir mungkin ada konsep yang kemudian dianggap bagus lalu dijadikan misi oleh Presiden, dan itu sah-sah saja menurut saya, tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang ada," kata Dasco.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar