Demi Protokol Kesehatan, Perusahaan Diminta Terapkan Gerakan Pekerja Sehat

Fabiola Febrinastri
Demi Protokol Kesehatan, Perusahaan Diminta Terapkan Gerakan Pekerja Sehat
Menaker, Ida Fauziyah, saat menghadiri Penyemprotan Disinfektan, Penyuluhan Norma Kerja Pencegahan Covid-19, dan Pemberian Bantuan di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/7/2020). (Dok : Kemnaker)

Seluruh stakeholder ketenagakerjaan diimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Suara.com - Protokol kesehatan sebaiknya diterapkan dengan baik, dengan menjaga jarak, olahraga yang cukup, dan menjaga stamina. Untuk mewujudkan hal ini, ia berharap, perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai menerapkan Gerakan Pekerja Sehat.

Hal itu dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, saat menghadiri Penyemprotan Disinfektan, Penyuluhan Norma Kerja Pencegahan Covid-19, dan Pemberian Bantuan di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/7/2020).

"Covid belum selesai, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak, olahraga yang cukup, menjaga stamina agar memiliki imunitas tubuh yang baik," katanya.

Era new normal (kebiasaan baru) adalah masa adaptasi kehidupan produktif dan aman dari Covid-19. Di era ini, seluruh stakeholder ketenagakerjaan diimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena Covid-19 belum pergi dari Indonesia.

Sebelumnya, Kamis (9/7/2020), penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.657 orang. Hal tersebut harus menjadi perhatian bersama untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Mari kita berperilaku hidup bersih dan sehat sebagai sebuah lifestyle, gaya hidup, dan harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan," pintanya.

Ia juga mengingatkan, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh adalah cara menguatkan imunitas tubuh untuk menangkal Covid-19.

"Di era pandemi ini, gaya hidup sehat harus dimiliki oleh pekerja. Cukup waktu untuk melakukan olahraga. Olahraga tidak perlu waktu yang lama, 5-10 menit, yang penting teman-teman bergerak," ujarnya.

Dalam penyemprotan disinfektan di Cimanggis, Depok, Menaker menjelaskan, kegiatan ini melibatkan pekerja yang terdampak pandemi Covid-19, baik yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun dirumahkan.

Melalui kegiatan penyemprotan desinfektan ini, pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan akan mendapatkan insentif dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS