Permintaan Terus Naik, Jamur 'Himalayan Viagra' Terancam Punah

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 12 Juli 2020 | 19:38 WIB
Permintaan Terus Naik, Jamur 'Himalayan Viagra' Terancam Punah
Seorang perempuan di Nepal menggenggam jamur-jamur viagra Himalaya. [Shutterstock]

Suara.com - Jamur 'Himalayan Viagra' terancam punah karena tingginya permintaan untuk konsumsi sebagai obat yang diyakini dapat meningkatkan gairah seksual.

Menyadur South China Morning Post, sebuah jamur parasit yang tumbuh di dalam ulat hantu dan kemudian membunuh inangnya dengan menjebol kepalanya sendiri terancam punah, kata IUCN.

Ophiocordyceps sinensis, jamur termahal di dunia, hanya tumbuh di Dataran Tinggi Tibet di mana ia menjadi sumber pendapatan utama bagi beberapa komunitas.

Jamur tersebut telah digunakan sebagai tonik kesehatan dan afrodisiak dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama berabad-abad, dan kini permintaan semakin meningkat sejak 1990-an.

Pemanenan berlebihan memangkas populasi setidaknya 30 persen dalam 15 tahun terakhir dan sudah masuk dalam daftta "rentan" terhadap kepunahan dalam direktori spesies hewan dan tumbuhan yang terancam punah.

"Ini adalah salah satu dari beberapa kasus jamur yang terdokumentasi yang terancam oleh panen berlebihan," kata Gregory Mueller, Kepala Komite Konservasi Jamur IUCN.

Mueller mengatakan perlu ada program panen berkelanjutan untuk melindungi jamur dan eduksi terhadap masyarakat agar dapat mengambilnya secara berkesinambungan.

Ophiocordyceps sinensis juga dikenal sebagai jamur ulat, atau yarchagumba, yang berarti "tanaman musim panas, serangga musim dingin" di Tibet.

Jamur tersebut hanya ditemukan di padang rumput di atas 3.500 meter dan terbentuk ketika jamur bersarang di ulat bulu dan perlahan membunuh mereka. Mereka juga membutuhkan iklim khusus dengan suhu musim dingin di bawah titik beku tetapi tanah tidak beku secara permanen.

baca juga

Setiap musim semi di Nepal, ribuan penduduk desa menuju pegunungan untuk mengambil jamur. Tetapi tahun ini Kathmandu melarang untuk memanen jamur selama lockdown akibat pandemi virus corona.

Belum ada penelitian yang membuktikan sifat-sifatnya yang bermanfaat, tetapi para herbalis Tiongkok percaya bahwa jamur tersebut dapat meningkatkan kinerja seksual, oleh karena itu diberi julukan "Himalayan Viagra".

Cara mengonsumsinya dapat dibuat teh, atau ditambahkan ke sup dan semur. Jamur tersebut dikatakan dapat menyembuhkan berbagai penyakit mulai dari kelelahan hingga kanker, hingga masalah ginjal dan paru-paru.

Para peneliti mengatakan jamur tersebut dijual dengan harga hingga tiga kali lipat harga emas di Beijing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerajinan Batik Diklaim Milik China

Kerajinan Batik Diklaim Milik China

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 14:35 WIB

Sst... Ilmuwan China Sebut Pemerintahannya Tutupi Wabah Covid-19

Sst... Ilmuwan China Sebut Pemerintahannya Tutupi Wabah Covid-19

Tekno | Minggu, 12 Juli 2020 | 09:45 WIB

China Menemukan Udang Impor Positif Virus Corona

China Menemukan Udang Impor Positif Virus Corona

Health | Minggu, 12 Juli 2020 | 07:54 WIB

Terkini

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:07 WIB

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:00 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:59 WIB

×