Ada Permintaan, Pemerintah Kaji Rencana Buka Sekolah di Zona Kuning

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Ada Permintaan, Pemerintah Kaji Rencana Buka Sekolah di Zona Kuning
Menteri Koordinator Pembangunan, Manusia, dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Suara.com/Ria Rizki)

Hingga taat ini baru sekolah di zona hijau yang boleh menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Suara.com - Pemerintah masih mempertimbangkan terkait pemberian izin pembukaan sekolah di daerah yang masuk zona kuning atau risiko rendah virus corona (Covid-19).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan rencana pembukaan sekolah di zona kuning karena ada permintaan dari orang tua dan pihak sekolah agar pembelajaran tatap muka juga dapat dilakukan.

"Saat ini (sedang dikaji) agar zona kuning diizinkan. Kami sedang bahas ini dengan Kemendikbud," ujar Doni di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/7/3020).

Doni menuturkan meski ada keluhan dari orang tua dan pihak sekolah soal tak ada pembelajaran tatap muka, rencana pembukaan sekolah di zona kuning masih dalam tahap pembahasan.

"Zona hijau sudah (sudah dibuka), (zona kuning) masih dalam pembahasan," ucap dia.

Doni menyebut jika rencana pembukaan sekolah di zona kuning disetujui, nantinya tetap akan ada pembatasan kapasitas jumlah siswa.

Maksimal kata dia, di setiap ruangan tidak boleh berjumlah lebih 25 atau 30 persen lebih.

"Kalau toh ini disetujui, maksimal setiap pelajar hanya dua kali mengikuti kegiatan kemudian presentase pelajar yang ada di ruangan tidak boleh lebih dari 30 persen atau 25 persen," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS