Diluncurkan di Jatim Media Summit 2025, Program "Media Business Fast-Track Growth" Segera Berjalan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 18 Juli 2025 | 23:52 WIB
Diluncurkan di Jatim Media Summit 2025, Program "Media Business Fast-Track Growth" Segera Berjalan
Paparan di peluncuran program strategis "Media Business Fast-Track Growth" dalam sesi pembukaan Jatim Media Summit (JMS) 2025 di Whiz Luxe Hotel Surabaya, Kamis (17/7/2025). [Dokumentasi JMS 2025]

Suara.com - Untuk mempercepat pertumbuhan dan keberlanjutan media lokal di Indonesia, sebuah inisiatif strategis bertajuk Media Business Fast-Track Growth Programme resmi diluncurkan dalam sesi pembukaan Jatim Media Summit 2025 di Whiz Luxe Hotel Surabaya, Kamis (17/7/2025).

Peluncuran program dilakukan oleh Country Programme Manager IMS Indonesia Eva Danayanti, bersama Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono dan CEO Beritajatim.com Dwi Eko Lokononto, mewakili Local Media Community (LMC). Local Media Community sendiri merupakan inisiatif International Media Support (IMS) bersama Suara.com.

Adapun Jatim Media Summit (JMS) kali ini yang mengangkat tema "Inovasi Media Lokal untuk Meningkatkan Revenue di Tengah Efisiensi", dihadiri oleh sekitar 100 peserta dan undangan. Mayoritas peserta adalah praktisi media lokal dari seluruh Jawa Timur, termasuk para pemimpin redaksi, manajer bisnis media, hingga jurnalis senior.

Dalam penjelasannya di panggung, Eva memaparkan secara ringkas esensi program Media Business Fast-Track Growth, yang dirancang untuk mendukung media lokal dan komunitas dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan keberlanjutan bisnis. "Kami merasa perlu meluncurkan inisiatif ini terutama karena butuh satu upaya percepatan di tengah situasi sulit bagi banyak media," kata Eva.

Eva menjelaskan, program ini melibatkan enam pilar kunci dalam bisnis media. Yang pertama yaitu Pitching dan Skalabilitas, yang antara lain berisi pelatihan untuk merancang presentasi bisnis yang menarik, juga bagaimana mempersiapkan presentasi dan narasi untuk investor atau mitra. Kedua, pilar Pertumbuhan Berbasis Audiens, yang melibatkan aspek seperti bagaimana memahami persona dan perilaku audiens, membangun strategi keterlibatan komunitas, serta penggunaan alat untuk analisis audiens.

Pilar berikutnya adalah Organisasi, di mana media yang ikut dalam program antara lain akan belajar mengenai perumusan visi strategis dan
pengambilan keputusan, strategi SDM untuk tim kecil, serta tentang kepemimpinan inklusif dan perspektif gender dalam bisnis. Keempat, ada program terkait Diversifikasi Pendapatan, di antaranya mengulik soal model iklan dan konten bersponsor; keanggotaan (membership), donasi, dan penggalangan dana (crowdfunding); juga pengembangan produk dan layanan (acara, pelatihan, konsultasi).

Program lainnya adalah terkait pilar Pengembangan Produk & Inovasi, antara lain berisikan soal desain produk yang ramping untuk konten atau layanan media; iterasi, pengujian, dan siklus umpan balik; serta terkait keberlanjutan dalam transformasi digital. Keenam adalah program terkait Manajemen Bisnis dan Keuangan, yang antara lain berisikan pemodelan bisnis media, penyusunan anggaran, proyeksi dan tracking keuangan, hingga bagaimana mempersiapkan rencana anggaran untuk investor atau dana hibah.

Pendekatan Praktis dan Kolaboratif

Berbeda dari pelatihan konvensional, sebagaimana dijelaskan Eva melalui ringkasan paparannya, program ini memberikan pendekatan berbasis praktik, antara lain lewat penerapan modul strategi dengan latihan terintegrasi, hingga memfasilitasi pelaksanaan strategi dengan pendampingan (mentoring 1-on-1, peer group learning), diikuti kemudian dengan pemantau kemajuan dan melakukan iterasi, serta fase transisi ke pertumbuhan pascaprogram.

Eva menyebutkan bahwa program ini pada dasarnya ditujukan bagi semua media skala kecil dan menengah, tidak saja peserta JMS 2025 atau media-media di Jawa Timur dan sekitarnya, namun di seluruh Indonesia. Terutama dirancang bagi para pendiri, manajer, atau penanggung jawab pengembangan bisnis masing-masing media. Program juga secara khusus menyasar media lokal dan hiperlokal, startup media digital, serta organisasi media yang dipimpin oleh perempuan atau berbasis komunitas.

Di akhir paparan singkatnya, Eva kembali menggarisbawahi bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, di mana banyak media lokal masih berjuang untuk tetap bertahan dan relevan. Dengan adanya program ini, diharapkan lahir media-media yang tidak hanya bertahan, tetapi juga bertumbuh secara berkelanjutan, baik dari sisi bisnis maupun dampak sosialnya.

Sebelumnya, dalam kesempatannya memberikan sambutan, Suwarjono juga telah mengingatkan akan beragam tantangan baru yang harus dihadapi media saat ini, terutama dengan mengaitkannya pada tema JMS 2025. Menurutnya, saat ini media lokal harus lebih cerdas mengelola sumber daya yang terbatas dan tidak bisa bergantung pada model bisnis lama.

"Inovasi bukan sekadar pilihan, tetapi keharusan. Kalau kita hanya berharap pada iklan dari pemerintah atau display ads, sudah pasti tertinggal,” kata Suwarjono.

Menutup sesi ini, Dwi Eko Lokononto pun menegaskan pentingnya adaptasi dan kolaborasi antar media lokal untuk menciptakan nilai ekonomi baru, khususnya di tengah situasi tak pasti yang penuh tantangan. "Media lokal harus bisa menjadi ekosistem bisnis digital yang saling mendukung, (makanya) kolaborasi itu penting. Dan kami senang kini ada program baru di Local Media Community. Mari sama-sama kita ikuti," tambahnya.

Peluncuran program baru di Local Media Community ini menjadi salah satu sesi penting dalam kegiatan Jatim Media Summit 2025. Forum tahunan yang mempertemukan para penggerak media lokal se-Jawa Timur dan sekitarnya lewat diskusi, workshop dan sebagainya ini, menghadirkan beberapa sesi berbagi model bisnis dan pengalaman inspiratif yang diharapkan memberi semangat untuk terus maju dan berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Jatim Media Summit 2025, Sekda Adhy Karyono Harapkan Media Tak 'Galau' Meski Ada Efisiensi

Di Jatim Media Summit 2025, Sekda Adhy Karyono Harapkan Media Tak 'Galau' Meski Ada Efisiensi

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:11 WIB

Google News Showcase Diluncurkan, LMC: Media Lokal Kini Punya Peluang Emas

Google News Showcase Diluncurkan, LMC: Media Lokal Kini Punya Peluang Emas

Tekno | Jum'at, 30 Mei 2025 | 20:06 WIB

Media Lokal Sudah Badai Selama 10 Tahun Terakhir dan Tak Ada yang Peduli

Media Lokal Sudah Badai Selama 10 Tahun Terakhir dan Tak Ada yang Peduli

Your Say | Jum'at, 30 Mei 2025 | 10:35 WIB

Suara.com Terpilih Ikuti Bootcamp Constructive Journalism di Boracay Filipina

Suara.com Terpilih Ikuti Bootcamp Constructive Journalism di Boracay Filipina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 13:11 WIB

Terkini

Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998

Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:12 WIB

KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris

KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:12 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total

Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:02 WIB

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:46 WIB

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:40 WIB

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:38 WIB

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:34 WIB

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:28 WIB

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:27 WIB