Anies Sebut Reklamasi Ancol Kurangi Banjir, Ferdinand Demokrat: Munafik

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 14 Juli 2020 | 08:35 WIB
Anies Sebut Reklamasi Ancol Kurangi Banjir, Ferdinand Demokrat: Munafik
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak hadir dalam perayaan hari ulang tahun ke-12 Partai Gerindra di DPP Gerindra, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memberikan kritik keras terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang bersikeras melanggengkan reklamasi Ancol dengan dalih mengurangi banjir. Ferdinand menyebut Anies sebagai seorang yang munafik.

Hal itu disampaikan oleh Ferdinand melalui akun Twitter miliknya @ferdinandahean3. Ferdinand menegaskan alasan Anies reklamasi dapat mengurangi banjir tidak bisa diterima akal sehat.

"Tidak ada alasan ilmiah yang masuk akal dan diterima akal sehat bahwa reklamasi itu akan mengurangi banjir. Munafik!!" tegas Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/7/2020).

Menurut Ferdinand, reklamasi Ancol yang hendak dikerjakan oleh Anies sama dengan reklamasi lainnya, yakni menguruk laut. Bahkan reklamasi tersebut juga sama dengan reklamasi di pantai utara Jakarta yang sempat dibatalkan oleh Anies.

"Itu jelas menguruk laut dan sama saja dengan reklamasi yang sebelumnya kau batalkan," ungkap Ferdinand.

Ferdinand Hutahaean sebut Anies munafik (Twitter/ferdinandhaean3)
Ferdinand Hutahaean sebut Anies munafik (Twitter/ferdinandhaean3)

Pada akhir September 2018, Anies mengumumkan mencabut izin prinsip 13 pulau buatan di Teluk Jakarta dan menghentikan proyek reklamasi di wilayah itu. Keputusan tersebut disambut kegembiraan masyarakat karena Anies telah memenuhi janji kampanyenya.

"Saya umumkan kegiatan reklamasi telah dihentikan. Reklamasi bagian dari sejarah dan bukan masa depan DKI Jakarta," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Namun, pada 2020 Anies melakukan reklamasi Ancol dengan dalih ada tanah dan lumpur buangan hasil program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) atau proyek darurat penanggulangan banjir Jakarta. 13 sungai dan 5 waduk dikeruk dalam program itu.

Hasil kerukan itu lantas dibuang ke kawasan Ancol Timur. Lalu sejak 2009 proyek ini berjalan, disebut sudah ada 20 hektare lahan yang terbentuk karena lumpur dan tanah itu.

baca juga

Anies lantas berdalih ingin menggunakan lahan yang sudah terbentuk itu demi kepentingan rakyat. Karena itu ia menerbitkan Keputusan Gubernur untuk mengizinkan reklamasi kawasan Ancol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reklamasi Ancol, Guntur Romli: Anies Lagi Jilat Ludahnya Sendiri

Reklamasi Ancol, Guntur Romli: Anies Lagi Jilat Ludahnya Sendiri

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 08:10 WIB

Pemprov DKI Beri Izin Perluasan Ancol, Ahok: Anies Lebih Pintar

Pemprov DKI Beri Izin Perluasan Ancol, Ahok: Anies Lebih Pintar

News | Senin, 13 Juli 2020 | 14:20 WIB

Soal Reklamasi Ancol, Ahok Sebut Anies Bisa Langgar Perda hingga Amdal

Soal Reklamasi Ancol, Ahok Sebut Anies Bisa Langgar Perda hingga Amdal

News | Senin, 13 Juli 2020 | 10:20 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×