Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, 2 Tewas dan 6 Lainnya Hilang

Bangun Santoso

Selasa, 14 Juli 2020 | 11:43 WIB
Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, 2 Tewas dan 6 Lainnya Hilang
Sebagai ilustrasi: Warga berada di dekat puing rumah yang hancur akibat diterjang banjir bandang di Desa Oloboju, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (11/7). [ANTARA FOTO/Basri Marzuki]

Suara.com - Banjir bandang menyapu Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Senin (13/7/2020). Bencana tersebut terjadi pukul 20.15 WITA. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan 2 warga meninggal dan 6 lainnya dinyatakan hilang.

Dilansir dari Terkini.id (jaringan Suara.com), banjir mulai terjadi pada pukul 20.15 WITA. Saat itu, volume air di bantaran Sungai Masamba naik dan menggenangi pemukiman warga.

Sekitar pukul 20.45 WITA, air tiba-tiba surut sehingga beberapa warga yang rumahnya berada di sekitar bantaran sungai kembali ke rumahnya berniat untuk membersihkan sampah yg masuk kedalam rumah.

Sekitar pukul 21.00 WITA, volume air kembali naik dengan ketinggian -+ 400 cm yang mebawa material kayu dan lumpur sehingga mengakibatkan beberapa orang warga yang berada di sekitar bantaran sungai terjebak di dalam rumahnya.

Kemudian sekitar pukul 01.05 WITA, volume air berangsur-angsur surut.

Berikut data korban dan kerugian materil akibat banjir saat ini:

Meninggal Dunia:

  1. Sdr.Gandi, umur 35 th, pekerjaan pimpinan FIF Toraja, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba
  2. Askar alias Bpk.Arkam, umur 35 th, pekerjaan Swasta, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba.

Korban hilang:

  1. Sdr Sabaria, umur 39 th, pekerjaan IRT, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab Luwu Utara.
  2. Sdr Disa, umur 10 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kabupaten Luwu Utara.
  3. Sdr Nabil, umur 8 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kabupaten Luwu Utara.
  4. Sdr Caca, umur 16 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.MasambaKabupaten Luwu Utara.
  5. sdri Nina, umur 23 th, pekerjaan IRT, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Luwu Utara
  6. Bpk.Megi, umur 49 th, pekerjaan Swasta, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Luwu Utara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Banjir China Terus Bertambah, 141 Orang Hilang, 28 Ribu Rumah Hancur

Korban Banjir China Terus Bertambah, 141 Orang Hilang, 28 Ribu Rumah Hancur

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 11:32 WIB

Puluhan Rumah Warga Meulaboh Aceh Barat Rusak Diterjang Banjir Rob

Puluhan Rumah Warga Meulaboh Aceh Barat Rusak Diterjang Banjir Rob

News | Senin, 13 Juli 2020 | 04:23 WIB

Sejumlah Desa di Sintang Kalimantan Barat Kebanjiran, Air Sampai ke Atap

Sejumlah Desa di Sintang Kalimantan Barat Kebanjiran, Air Sampai ke Atap

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 04:51 WIB

Banjir Bandang dan Longsor Tewaskan Puluhan Orang di Nepal

Banjir Bandang dan Longsor Tewaskan Puluhan Orang di Nepal

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 17:22 WIB

Kondisi Terkini Sigi Usai Diterjang Banjir Bandang

Kondisi Terkini Sigi Usai Diterjang Banjir Bandang

Foto | Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:35 WIB

Banjir Bandang di Dekat Proyek Kereta Cepat, BPBD KBB: Ada Sumbatan

Banjir Bandang di Dekat Proyek Kereta Cepat, BPBD KBB: Ada Sumbatan

Jabar | Jum'at, 10 Juli 2020 | 19:51 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×