Susi Pudjiastuti Buka Suara Soal Bakso Lobster Banyak Dijual di Medsos

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 14 Juli 2020 | 20:53 WIB
Susi Pudjiastuti Buka Suara Soal Bakso Lobster Banyak Dijual di Medsos
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (YouTube/Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti ikut buka suara terkait banyaknya bakso lobster yang dijual di media sosial.

Bagi Susi, lobster yang dijual menjadi bakso masih dapat dimaklumi. Pernyataan wanita kelahiran Pangandaran ini disampaikan melalui cuitan, pada Selasa (14/7/2020).

Mulanya, pendiri Turnbackhoax.id, Judith Lubis mengomentari unggahan Susi yang berisi tautan artikel bertajuk "Bibit Lobster Dibudidayakan, Bukan Diekspor".

Judith menulis, "Bu sedih deh lobster dengan mudahnya dijual di medsos atau untuk campuran bakso."

Dalam komentarnya, Judith memperlihatkan empat foto bakso lobster yang dijual bebas di media sosial. Harganya berkisar dari Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu.

Namun bagi Susi hal itu masih bisa ditoleransi. Walaupun lobster yang dibuat menjadi bakso ukurannya belum besar.

Susi membalas komentar Judith, "Tidak juga..walau sayang ukurannya masih terlalu kecil."

Menurut Susi, hal itu masih lebih baik daripada mengekspor bibit lobster yang ukurannya masih sangat kecil.

"Tapi sudah lebih baik daripada bibit yang segede korek api pun tidak," imbuh Susi, dikutip Suara.com.

baca juga
Susi Pudjiastuti Tanggapi Bakso Lobster yang Banyak Dijual di Medsos (Twitter)
Susi Pudjiastuti Tanggapi Bakso Lobster yang Banyak Dijual di Medsos (Twitter)

Sejak menjadi menteri, Susi memang paling keras menentang kebijakan ekspor benih lobster. Bahkan sikap itu terus dipertahankannya hingga sekarang ketika dia tidak lagi menjadi pejabat publik.

Sebelumnya, Susi juga mengunggah cuitan yang mengungkapkan keluhan salah satu nelayan di Pangandaran, Jawa Barat.

Nelayan tersebut mengeluh perihal ekspor benih lobster yang baru-baru ini kembali diizinkan oleh pemerintah sehingga menuai pro-kontra dari berbagai kalangan.

Kepada Susi, sang nelayan mengaku jika dirinya bingung dalam menyikapi kebijakan pemerintah soal ekspor benih lobster. Pasalnya, ia sudah terbiasa menaati peraturan untuk tidak mengekspor benih lobster di era Susi Pudjiastuti masih menjabat sebagai Menteri KKP.

"Pangandaran DKP [Dinas Kelautan dan Perikanan] sosialisasi untuk penangkapan bibit lobster. Nelayan bilang ke saya: Bu, aku bingung. Barang ora bener kok disosialisasikan. Nang pemerintah maning, lha biyen kan pemerintah wis marahi ojo nangkep lobster cilik, kon gede gisik. Lhaa siki sakorek api we ora, dijuput," kata Susi via akun Twitter-nya @susipudjiastuti menirukan ucapan nelayan.

Mendengar cerita nelayan itu, Susi pun merasa prihatin. Ia merespon keluhan tersebut dengan menampilkan emoji menepuk jidat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keponakan Prabowo Enggan Dianggap KKN Soal Ekspor Benih Lobster

Keponakan Prabowo Enggan Dianggap KKN Soal Ekspor Benih Lobster

News | Senin, 13 Juli 2020 | 23:47 WIB

Blak-blakan Keponakan Prabowo Jawab Tudingan Kongkalikong Ekspor Lobster

Blak-blakan Keponakan Prabowo Jawab Tudingan Kongkalikong Ekspor Lobster

News | Senin, 13 Juli 2020 | 22:51 WIB

Susi Prihatin, Ada Nelayan Curhat: Saya Bingung Benih Lobster Kok Diekspor?

Susi Prihatin, Ada Nelayan Curhat: Saya Bingung Benih Lobster Kok Diekspor?

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 10:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×