Gibran Maju Pilkada Solo, Ruhut: Yang Ribut Itu Barisan Sakit Hati

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 22 Juli 2020 | 20:17 WIB
Gibran Maju Pilkada Solo, Ruhut: Yang Ribut Itu Barisan Sakit Hati
Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul mengaku heran dengan sejumlah pihak yang mempermasalahkan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka maju sebagai bakal calon Wali Kota Solo.

Menurutnya pihak-pihak yang tak senang melihat majunya Gibran merupakan barisan sakit hati.

"Kenapa sih giliran keluarga pak Jokowi semua ribut, dan yang ribut juga enggak jauh dari Kadrun (Kadal Gurun) sama barisan sakit hati," ujar Ruhut saat dihubungi Suara.com, Rabu (22/7/2020).

Mantan Politisi Partai Demokrat itu menilai Gibran adalah sosok yang berprestasi. Sehingga tak ada masalah jika ikut bersaing di Pilwalkot Solo.

"Kenapa rupanya kalau Gibran? dia (Gibran) punya prestasi kok nggak boleh, sedih banget karena anak presiden enggak boleh jadi calon (Wali Kota Solo). Itu kan hak demokrasi semua warga negara betul nggak," ucap dia.

Ruhut menuturkan dinasti politik tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di negara-negara lain seperti di Amerika Serikat.

Ia mencontohkan mantan Presiden Amerika Serikat ke 41 George H. W. Bush yang keluarganya juga menjabat sebagai kepala daerah. Karena itu menurutnya tak masalah jika Gibran maju di kancah politik.

"Bukan hanya di Indonesia, di Amerika waktu itu keluarga Bush waktu itu presiden, adiknya (Bush) Gubernur, anaknya wali kota nggak ada masalah yang penting berkualitas. Kalau Gibran sudah nggak usah diragukanlah," kata dia.

Tak hanya itu, Ruhut mengatakan dinasti politik juga sudah ada sejak dulu. Menurutnya banyak pejabat ataupun anggota DPR yang keluarganya mengikuti jejak orangtuanya.

baca juga

Lebih lanjut, generasi muda dan siapapun boleh maju menjadi calon kepala daerah termasuk anak orang nomor satu di Indonesia.

"Emangnya baru sekarang dibilang dinasti baru pak Jokowi? Semua ko pejabat begitu DPR juga begitu. Tapi yang penting anaknya berkualitas, jangan juga anaknya nggak berkualitas. Lain kalau Gibran nggak usah diragukan," kata Ruhut.

Ruhut mengaku bingung dengan pihak-pihak yang meributkan majunya Gibran. Ia menganggap di tengah pandemi Covid-19 ini pihak-pihak tersebut harusnya membantu pemerintah mematuhi protokol kesehatan, bukan meributkan hal lain.

"Ini yang ribut-ribut nggak tau lagi apa yang mau diributkan. Ngurusin diri sendiri patuhi protokol kesehatan saja ngadepin corona nggak usah yang lain-lain nanti kena corona baru tahu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Politik Dinasti Jokowi, PDIP: Gibran Tak Bisa Memilih Lahir Darimana

Soal Politik Dinasti Jokowi, PDIP: Gibran Tak Bisa Memilih Lahir Darimana

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 17:06 WIB

Terungkap! Pemukul Pendukung Gibran, Agung Walet Ada 1 Orang

Terungkap! Pemukul Pendukung Gibran, Agung Walet Ada 1 Orang

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:22 WIB

Lawan Gibran, Penjahit dan Pak RW Mau Tak Digaji Jika Jadi Wali Kota Solo

Lawan Gibran, Penjahit dan Pak RW Mau Tak Digaji Jika Jadi Wali Kota Solo

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:32 WIB

Gibran Diprediksi Jadi Calon Tunggal Wali Kota Solo Lawan Kotak Kosong

Gibran Diprediksi Jadi Calon Tunggal Wali Kota Solo Lawan Kotak Kosong

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:15 WIB

Baru Jadi Calon Wali Kota Solo, Paspampres Pengawal Gibran Ditambah

Baru Jadi Calon Wali Kota Solo, Paspampres Pengawal Gibran Ditambah

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2020 | 10:38 WIB

Best 5 Oto: Koleksi AHY - Gibran Rakabuming Raka, Parkir Viral Lantai Dua

Best 5 Oto: Koleksi AHY - Gibran Rakabuming Raka, Parkir Viral Lantai Dua

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×