Bantah Data Pemerintah, Antam Sebut Tak Ada Karyawannya yang Positif Corona

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 28 Juli 2020 | 16:24 WIB
Bantah Data Pemerintah, Antam Sebut Tak Ada Karyawannya yang Positif Corona
Kantor Pusat PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT Aneka Tambang (Antam) Tbk membantah kantornya termasuk dalam klaster corona Covid-19 di perkantoran. Tercatat dalam data resmi milik Satgas Covid-19, ada 68 karyawan Antam yang terjangkit virus dari China.

SVP Corporate Secretary, Kunto Hendrapawoko, mengatakan informasi dari Satgas Covid-19 itu tidak benar. Petugas alih daya dan pekerja di kantornya itu disebutnya semua negatif corona sampai tanggal 26 Juni kemarin.

"Tidak ada kasus terkonfirmasi positif atas pekerja dan tenaga alih daya ANTAM di Kantor Pusat Jakarta. Informasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan adanya 68 kasus di ANTAM, dapat kami konfirmasi hal tersebut tidak benar," ujar Kunto dalam keterangan tertulis kepada suara.com, Selasa (28/7/2020).

Ia bahkan menyebut sesuai data pegawai milik pihaknya, sejauh ini juga tidak ditemukan adanya kasus corona. Karena itu ia menyatakan data yang sudah dibenarkan oleh Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan DKI tidak benar.

"Tidak benar dan tidak sesuai dengan data ANTAM. Per tanggal 26 Juli 2020, tidak ada kasus terkonfirmasi positif pekerja dan tenaga alih daya ANTAM di Kantor Pusat Jakarta," jelasnya.

Kunto menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tes cepat atau rapid test dan swab test corona kepada seluruh pegawainya. Bahkan masyarakat di sekitar kantor pusat dan wilayah operasi juga dilakukan pemeriksaan serupa.

"Selain melakukan rapid dan swab test kepada seluruh pegawai ANTAM yang ada di wilayah operasi, melalui program CSR, ANTAM juga melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi," tuturnya.

Selain itu, Kunto mengatakan pihaknya secara rutin terus menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mulai dari penggunaan masker, menyediakan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu, pemberian vitamin dan suplemen, makanan sehat, hingga menjaga jarak aman disebutnya sudah diterapkan.

"Kepada seluruh pegawai hingga cek suhu sebelum bekerja hingga melaksanakan rapid test maupun swab test untuk memastikan seluruh pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaan bebas Covid-19," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, sektor perkantoran di Jakarta kini telah menjadi salah satu klaster menyebarnya virus corona Covid-19. Hingga saat ini, sudah ada ratusan pegawai dari puluhan kantor yang terpapar virus dari China ini.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 yang diterima suara.com, terhitung sudah ada 375 pegawai dari 59 kantor di ibu kota yang terpapar corona. Kantor-kantor ini berasal dari dari berbagai instansi, mulai kementerian, kepolisian swasta, hingga Pemprov DKI.

Kementerian Keuangan dan Kemendikbud merupakan penyumbang angka terbanyak dengan total masing-masing 25 dan 22. Sementara dari kalangan Pemprov DKI, 23 pegawai Sudin KPKP Jakut dinyatakan positif menjadi yang paling banyak.

Secara keseluruhan, BUMN Antam menjadi yang paling banyak menyumbang angka positif corona dari kalangan pegawai di Jakarta dengan 68 kasus.

Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia membenarkan data tersebut. Menurutnya data ini dikumpulkan dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan para pegawai akan virus corona.

"Ya (data itu benar). Agar menjadi kewaspadaan kita bersama agar taat protokol kesehatan di kantor dan di luar kantor," ujar Dwi saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona RI Tembus 12.364 Kasus dalam Sepekan, Jatim Paling Tertinggi

Pasien Corona RI Tembus 12.364 Kasus dalam Sepekan, Jatim Paling Tertinggi

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:22 WIB

Pasien Tularkan Corona ke Medis, Puskesmas Wlingi Blitar Ditutup

Pasien Tularkan Corona ke Medis, Puskesmas Wlingi Blitar Ditutup

Jatim | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:12 WIB

Satgas Covid-19 Kembali Tegaskan Pandemi Corona Bukan Konspirasi

Satgas Covid-19 Kembali Tegaskan Pandemi Corona Bukan Konspirasi

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:07 WIB

Update Corona RI 28 Juli: Pasien Sembuh 2.366 Orang, 4.901 Meninggal Dunia

Update Corona RI 28 Juli: Pasien Sembuh 2.366 Orang, 4.901 Meninggal Dunia

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:04 WIB

Viral Meme Sindiran Keras soal Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu

Viral Meme Sindiran Keras soal Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:18 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×