Satgas Covid-19 Kembali Tegaskan Pandemi Corona Bukan Konspirasi

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 28 Juli 2020 | 16:07 WIB
Satgas Covid-19 Kembali Tegaskan Pandemi Corona Bukan Konspirasi
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kembali menegaskan ke masyarakat bahwa pandemi virus corona covid-19 bukan konspirasi seperti yang digaungkan beberapa orang di Indonesia.

Wiku menyebut penambahan kasus positif yang semakin masif dan tidak mengenal kelas sosial menjadikan bukti bahwa teori konspirasi tidak terbukti dalam pandemi corona saat ini.

"Kami tegaskan bahwa covid-19 bukan konspirasi, seperti yang kita lihat bersama kasusnya semakin lama semakin meningkat, tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia dan sudah banyak korban yang berjatuhan banyak tenaga kesehatan yang gugur bukan hanya di Indonesia tetapi di tempat lain di dunia," kata Wiku dalam konferensi pers dari BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Selain itu, Wiku menegaskan bahwa seluruh data yang digunakan Satgas Covid-19 telah menggunakan dasar ilmiah yang tepat sehingga klaim teori konspirasi sulit dibuktikan.

"Sehingga tidak ada ruang untuk kita lengah, maka dari itu hal ini menunjukkan data yang real jadi bukan berupa konspirasi," tegasnya.

Oleh sebab itu, dia meminta seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

"Kami mohon agar semua pihak melihat apa yang terjadi di angka yang ada di seluruh dunia dan kita betul-betul menjaga keamanan dan keselamatan anggota keluarga kita semuanya," pungkas Wiku.

Sebagai informasi, Satgas Covid-19 mengumumkan jumlah pasien positif virus corona covid-19 di Indonesia telah mecapai 102.051 orang setelah bertambah 1.748 kasus baru pada Selasa (28/7/2020) per pukul 12.00 WIB selama 24 jam.

Dari jumlah itu, ada tambahan 63 orang meninggal sehingga total menjadi 4.901 jiwa meninggal dunia.

baca juga

Kemudian, ada tambahan 2.366 orang yang sembuh sehingga total menjadi 58.173 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 46.648 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona RI 28 Juli: Pasien Sembuh 2.366 Orang, 4.901 Meninggal Dunia

Update Corona RI 28 Juli: Pasien Sembuh 2.366 Orang, 4.901 Meninggal Dunia

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:04 WIB

Viral, Kisah Serial TV di Jerman Mirip dengan Cerita Covid-19

Viral, Kisah Serial TV di Jerman Mirip dengan Cerita Covid-19

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 15:55 WIB

Per 28 Juli Tembus 1.748 Kasus, Pasien Corona Melesat Jadi 102.051 Orang

Per 28 Juli Tembus 1.748 Kasus, Pasien Corona Melesat Jadi 102.051 Orang

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 15:53 WIB

Satgas Covid-19 Tegur Publik Figur: Bicara Corona Pakai Data!

Satgas Covid-19 Tegur Publik Figur: Bicara Corona Pakai Data!

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 15:48 WIB

Termasuk Indonesia, Berikut 25 Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Termasuk Indonesia, Berikut 25 Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 15:53 WIB

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, Jansen: Sudah Tahap Berbahaya

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, Jansen: Sudah Tahap Berbahaya

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×