Ikan Kakatua Dijual di Pasaran, Susi Pudjiastuti Beri Penjelasan

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 17:48 WIB
Ikan Kakatua Dijual di Pasaran, Susi Pudjiastuti Beri Penjelasan
Ikan parrotfish sedang mencari makan di batu karang (Shutterstock).

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberi penjelasan terkait ikan kakatua yang masih banyak dijual di pasaran. Padahal, ikan tersebut termasuk penjaga ekosistem laut.

Sebagian ikan kakatua diketahui memakan alga di karang mati. Dia memiliki peran penting bagi pertumbuhan terumbu karang.

Populasi alga yang dapat menyebabkan kematian terumbu karang dapat dikendalikan jika ada ikan ikan kakatua yang memakannya.

Namun populasi ikan kakatua terus berukurang. Penyebabnya, ikan penghuni perairan dangkal tropis dan subtropis ini sampai sekarang masih dikonsumsi oleh manusia.

Bahkan ikan kakatua ditemukan di pasaran untuk diperjualbelikan. Seperti pengakuan dari akun Twitter berikut ini.

Dalam cuitan yang diunggah, pada Senin (27/7/2020), akun @animalfess2 bertanya apakah ikan kakaktua boleh dikonsumsi. Sebab, ia menemukan ikan itu dijual di pasaran.

"Anf! Ikan ini boleh dikonsumsi gak sih? Aku baca katanya udah gak boleh, tapi di pasaran masih banyak yang jual," tanya @animalfess2.

Sebagai orang yang kompeten di bidang perikanan dan kelautan, Susi langsung menjawab pertanyaan itu.

Menurutnya, ikan kakatua boleh dimakan jika hanya ada ikan itu dan tidak ditemukan ikan lainnya.

"Kalau adanya ikan ini ya apa boleh buat..tapi kalau ada kenis ikan lain ya lebih baik," jawab Susi melalui akun Twitter miliknya.

Ikan Kakatua Dijual di Pasaran, Susi Pudjiastuti Beri Penjelasan (Twitter)
Ikan Kakatua Dijual di Pasaran, Susi Pudjiastuti Beri Penjelasan (Twitter)

Jawaban Susi ini justru dikomentari dengan pertanyaan nyeleneh dari warganet lain.

"Bu ikan kakaktua kalo masih muda dipanggilnya tetep kakaktua apa kakakmuda, Bu?" tanya @MPrmFsha.

Tak disangka, Susi menjawab pertanyaan lucu itu.

"Saya pikir kamu harus segera makan ikan," balas Susi.

Penjelasan ilmuwan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sujiwo Tejo Unggah Foto Bareng Susi Pudjiastuti, Publik: Calon Presiden

Sujiwo Tejo Unggah Foto Bareng Susi Pudjiastuti, Publik: Calon Presiden

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 14:08 WIB

Coral Diperjualbelikan Lagi, Susi Pudjiastuti Ingatkan Ancaman Ini

Coral Diperjualbelikan Lagi, Susi Pudjiastuti Ingatkan Ancaman Ini

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 08:58 WIB

Bantah Pentingkan Eksportir Swasta, Menteri KKP: Perusahaan Harus Hidup

Bantah Pentingkan Eksportir Swasta, Menteri KKP: Perusahaan Harus Hidup

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 15:49 WIB

Terkini

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:00 WIB

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB