Perampok Warung di Ciracas Sempat Sandera dan Ancam Gorok Bocah 1,5 Tahun

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:52 WIB
Perampok Warung di Ciracas Sempat Sandera dan Ancam Gorok Bocah 1,5 Tahun
Warung sembako di kawasan Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, disatroni perampok pada Selasa (4/8/2020).

Suara.com - Kawanan perampok yang menggasak uang Rp 170 juta serta perhiasan di rumah sekaligus warung sembako di kawasan Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2020) sempat sandera dan ancam bunuh balita berumur 1,5 tahun.

Haryanti (34), pemilik warung menceritakan bahwa kejadian perampokan tersebut terjadi sekira pukul 03.30 WIB. Saat itu ia dan ke-enam anaknya sedang tertidur pulas tiba-tiba terbangun karena mendengar pintu rumahnya di dobrak.

Tak disangka, ternyata kawanan perampok sudah masuk ke dalam rumah sekaligus warungnya. Perampok yang masuk ke dalam rumah berjumlah 4 orang dengan menenteng dua pistol, satu golok dan pisau dapur.

Menurut Haryanti, salah satu perampok kemudian langsung menodongkan pistolnya ke arah kepala ibu berusia 34 tahun itu seraya memerintahkan untuk tidak berteriak.

"Terus saya diam, salah seorang perampok masuk ke kamar lalu menggendong anak saya buat sandera. Pakai golok diarahkan ke leher anak saya, dia bilang 'dimana hartanya kalau enggak ini anak saya bunuh nih, saya bunuh," kata Haryanti saat ditemui Suara.com di kediaman nya, Jalan Pole, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (5/8/2020).

Melihat hal itu, Haryanti kemudian berpikir kalau melawan bukan lah suatu pilihan. Ia pun hanya pasrah merelakan kawanan bandit menggasak harta bendanya.

"Jadi saya bilang kalau bapak apa yang mau bapak ambil silakan ambil aja pak yang penting jangan diapa-apain anak saya," ungkapnya.

"Yaudah saya ditanya dimana emasnya semua, saya bilang saya enggak punya emas pak. Tapi semua udah digeledah lemari udah diacak-acak sama dia bongkar. Udah gitu dibawa duit Rp 170 juta uang penjualan pak, sama handphone dan beberapa slop rokok," sambungnya.

Sebenarnya, anak Haryanti yang berumur 15 tahun sempat ingin melakukan perlawanan lantaran melihat ibunya ditodong pistol dan adiknya yang kecil disandera. Namun, Haryanti melarang.

baca juga

"Anak saya laki-laki mau melawan. Saya bilang jangan. Kemudian salah satu perampok tendang anak saya itu dan ikat dia dengan kabel tis," ujar Haryanti.

Zulhan pada saat kejadian sedang tak berada di rumah lantaran dalam perjalanan mudik ke kampung halaman. Saat peristiwa itu, para pegawai kiosnya tak mendengar adanya aksi perampokan lantaran tertidur lelap.

"Jadi pas rampoknya pergi saya teriak-teriak baru pada bangun pegawai saya. Saya teriak minta tolong," kata dia.

Lebih lanjut, para kawanan perampok pun berhasil membawa kabur uang Rp 170 juta, sejumlah perhiasan, 3 handphone dan beberapa slop rokok.

Setelah peristiwa itu, Haryati dan keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciracas. Sejauh ini, polisi pun masih melakukan penyelidikan terkait kasus penyekapan keluarga yang dilakukan kawanan perampok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warung di Ciracas Dibobol Rampok, Polisi Masih Selidiki

Warung di Ciracas Dibobol Rampok, Polisi Masih Selidiki

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:24 WIB

Kepala Ditodong Pistol, Cerita Ibu dan 6 Anaknya Disekap Perampok di Warung

Kepala Ditodong Pistol, Cerita Ibu dan 6 Anaknya Disekap Perampok di Warung

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:22 WIB

Haryanti dan Anaknya Ternyata Disekap Komplotan Perampok di Warung

Haryanti dan Anaknya Ternyata Disekap Komplotan Perampok di Warung

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:26 WIB

Gasak Uang Rp 170 Juta, Perampok Sekap dan Ikat Ibu dan Anak di Ciracas

Gasak Uang Rp 170 Juta, Perampok Sekap dan Ikat Ibu dan Anak di Ciracas

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 15:24 WIB

Sekap Pemilik Rumah, Perampok Bawa Kabur Uang Ratusan Juta Rupiah di Jaktim

Sekap Pemilik Rumah, Perampok Bawa Kabur Uang Ratusan Juta Rupiah di Jaktim

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×