Pedagang Meninggal Positif Covid, Pasar Jaya Tutup 1 Kios di Pasar Mayestik

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Minggu, 09 Agustus 2020 | 16:15 WIB
Pedagang Meninggal Positif Covid, Pasar Jaya Tutup 1 Kios di Pasar Mayestik
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Pasar Jaya mengkonfirmasi kembali terkait pedagang di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan yang positif Covid-19. Konfirmasi itu sekaligus mengklarifikasi pernyataan mereka sebelumnya soal kabar pedang positif hanya merupakan hoaks.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Pasar Jaya mengkonfirmasi pedagang wanita yang positif Covid-19 itu menempati kios di lantai semi basement di Pasar Mayestik.

Kekikian pedagang yang beralamat di Jatiwaringin, Bekasi itu meninggal dunia.

Namun untuk kondisi suami beserta anak dan keluarga dari pedangang itu belum diketahui lebih lanjut. Sementara dari hasil temuan di lapangan, pihak Pasar Jaya mendapati pegawai di kios tersebut masih bekerja hingga Jumat (7/8/2020).

Kendati begitu, pada Sabtu kemarin, Pasar Jaya melakulan penindakan dengan menutup sementara kios demi pemcegahan penularan Covid-19. Untuk para pegawai juga sudah diminta melakukan isolasi mandiri.

"Sesuai protokol kesehatan jikalau ada yang positif Covid-19, maka kiosnya akan ditutup untuk sementara dan dilakukan penyemprotan desinfektan, secara mandiri dan berkala, penyemprotan ini juga dilakukan minimal 3 hari sekali sebagai upaya pencegahan, ”kata Arief Nasrudin, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya dalam keterangannya, Minggu (9/8/2020).

Lebih lanjut, Aried mengatakan, berdasarkan keterangan darei pegawai, pedagang wanita yang positif Covid-19 diketahui sudah satu bulan terakhir tidak mengunjungi kios di Pasar Mayestik.

Kendati begitu, protokol kesehatan untuk menutup sementara kios tetap dilakukan.

Arief berharap adanya kejadian tersebut membuat masyarakat maupun pedagamg di pasar dapat lebih berperan aktif dalam mencegah penularan Covid-19.

baca juga

Tetapi ia juga meminta agas peristiwa adanya pedagamg positif tidak ditanggapi dengan kepanikan berlebihan oleh masyarakat sebab upaya pencegahan dan penanganan terus dilakukan.

“Sistem dan aturan sudah terus dilakukan agar menjaga pasar bisa mencegah penularan Covid-19, jumlah pengunjung sendiri juga sudah dibatasi, ini merupakan bagian dari upaya tersebut, kita harap semuanya saling menjaga dan juga mengingatkan," ujar Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 9 Agustus: Positif Corona RI Tambah 1.893, Total 125.396 Orang

Update 9 Agustus: Positif Corona RI Tambah 1.893, Total 125.396 Orang

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 16:02 WIB

Koalisi Sipil Somasi DPR Desak Pembahasan RUU Cipta Kerja Dihentikan

Koalisi Sipil Somasi DPR Desak Pembahasan RUU Cipta Kerja Dihentikan

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:25 WIB

Benarkah Anak Lebih Kebal Covid-19 daripada Orang Dewasa? Begini Kata Ahli

Benarkah Anak Lebih Kebal Covid-19 daripada Orang Dewasa? Begini Kata Ahli

Health | Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:09 WIB

Pelecehan dan Intimidasi, Teror Waria di Semarang saat Pandemi Covid-19

Pelecehan dan Intimidasi, Teror Waria di Semarang saat Pandemi Covid-19

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2020 | 14:48 WIB

Ribuan Jiwa Melayang, Kematian Akibat Corona di Brasil Kian Dianggap Normal

Ribuan Jiwa Melayang, Kematian Akibat Corona di Brasil Kian Dianggap Normal

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:38 WIB

Terkini

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda dengan Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×