Ini Fakta Baru Guru Ngaji Cabuli Muridnya Sembari Baca Alquran

Chandra Iswinarno

Senin, 10 Agustus 2020 | 22:05 WIB
Ini Fakta Baru Guru Ngaji Cabuli Muridnya Sembari Baca Alquran
Nenek salah satu korban, E saat menunjukkan lokasi tempat pengajian pelaku. [Suara.com/Aidil]

Suara.com - Kasus pencabulan yang diduga dilakukan guru mengaji berinisial AN (60) terhadap sejumlah muridnya di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap fakta baru.

Pasalnya, selain mencabuli dengan menyentuh alat vital korban, AN juga diketahui mengajak muridnya untuk menonton film porno.

Hal ini diketahui berdasarkan hasil konseling yang dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar terhadap para korban.

"Kalau melihat hasil konseling mereka, saya sendiri yang dampingi, memang parah yang dilakukan oleh pelaku karena pertama mengajak nonton film porno. Kedua, dia (AN) memanggil untuk memijit dan setelah itu tangannya gentayangan lagi masuk ke dada korban," kata Ketua Tim Reaksi Cepat, TRC, P2TP2A Makassar Makmur Nakku di Kantor P2TP2A Pemerintah Kota Makassar, Jalan Anggrek Raya pada Senin (10/8/2020).

Makmur menjelaskan, sampai saat ini pihaknya telah menerima laporan dari lima anak terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh AN.

"Yang masuk sama kita ada lima orang. Santrinya itu lima anak, rata-rata umurnya 11 tahun. Kelas V SD," katanya.

"Dan kami dari P2TP2A Makassar ini melakukan konfirmasi kepada orang tuanya, bahwa mohon bantuannya siapa tahu masih ada korban lain supaya nanti besok kita rencanakan konseling dan hasilnya akan kita kasih keluar secepatnya supaya kasus cepat diselesaikan," katanya.

Sebelumnya, nenek salah satu korban E mengemukakan, kasus pencabulan tersebut awalnya diketahui ibu korban pada akhir Juli 2020 lalu. Itu pun karena ibu korban curiga dengan perilaku anaknya yang tidak mau lagi pergi ke tempat pengajian AN.

Padahal, kata dia, dihari-hari sebelumnya cucu E tersebut tampak begitu rajin dan bersemangat untuk belajar mengaji.

baca juga

Melihat hal itu, ibu korban kemudian berusaha membujuk anaknya agar dapat pergi mengaji.

Hanya saja, bujukan ibu korban tidak membuahkan hasil. Anak korban dengan tegas menolak permintaan ibunya, dengan alasan telah dicabuli oleh AN yang tak lain adalah guru mengajinya sendiri.

"Iya berubah perilakunya. Kan dia masuk mengaji di situ satu minggu. Pas setelah satu minggu, dia tidak mau pergi mengaji," kata dia.

"Pertamanya dia semangat pergi mengaji. Tidak ada masalah, tenang-tenang saja, kenapa tiba-tiba berubah?. Kenapa ini anakku? Ada apa? Bertanyalah ibunya. Dibujuk-bujuk sama ibunya, anaknya mengaku bilang saya dicabuli seperti itu," katanya.

Dia juga mengaku belum dapat memastikan jumlah anak yang sudah jadi korban pencabulan pelaku. Alasannya, anak-anak yang belajar mengaji di tempat AN banyak yang trauma sehingga tidak mau bicara.

"Jumlah pastinya tidak bisa kita sebut ya, karena banyak yang tidak mau bicara gitu. Iya (trauma), jadi kalau mau pastinya itu, tadi yang lapor. Tapi kalau misalnya dugaan saja ada belasan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Dicabuli saat Baca Alquran, Ibu Korban Ngamuk Serang Guru Ngaji

Anak Dicabuli saat Baca Alquran, Ibu Korban Ngamuk Serang Guru Ngaji

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 21:43 WIB

Baca Alquran Sembari Kemaluannya Dipegang Guru Ngaji, 3 Anak Trauma

Baca Alquran Sembari Kemaluannya Dipegang Guru Ngaji, 3 Anak Trauma

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 19:08 WIB

Sejumlah Anak Dicabuli Guru Ngaji Sembari Baca Alquran

Sejumlah Anak Dicabuli Guru Ngaji Sembari Baca Alquran

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×