Hubungannya Tak Disetujui, Satu Keluarga Tikam Sejoli Hingga Tewas

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:36 WIB
Hubungannya Tak Disetujui, Satu Keluarga Tikam Sejoli Hingga Tewas
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Sepasang kekasih di India tewas dibunuh oleh pihak keluarga perempuan lantaran hubungan keduanya tidak disejutui.

Menyadur Gulf News, Neeraj Kumar dan Amrita Kumari ditikam hingga tewas di depan umum pada Sabtu (8/8) lalu, kemudian dibakar bersama.

Insiden pembunuhan demi kehormatan ini terjadi di desa Kapasia, distrik Auragabad Bihar selatan. Polisi telah mendaftarkan kasus terhadap 15 orang yang diduga terlibat, tetapi semuanya melarikan diri.

Kejadian bermula ketika Amrita sedang berada di rumah Neeraj. Mengetahui hal ini, orang tua dan keluarga gadis berusia 17 tahun ini langsung menjemput anaknya dan memintanya pulang.

Namun Amrita menolak. Tiba-tiba, saudara laki-laki gadis itu langsung membantingnya ke tanah dan dengan emosi menikamnya berulang kali menggunakan pisau sayur. Perempuan ini langsung tewas di tempat.

Ilustrasi seorang penjahat lelaki mengandalkan senjata pisau untuk melumpuhkan korbannya. [shutterstock]
Ilustrasi seorang penjahat lelaki mengandalkan senjata pisau untuk melumpuhkan korbannya. [shutterstock]

Melihat kekasihnya tewas, Neeraj langsung masuk ke dalam rumah dan mengunci dirinya di kamar. Tapi, anggota keluarga gadis langsung mendobrak pintu dan menikamnya hingga tewas.

Aksi pembunuhan ini disaksikan oleh sejumlah orang yang merupakan tetangga Neeraj.

Kedua keluarga lantas membawa kedua jenazah ke lokasi kremasi setempat dan membakarnya di satu api unggun. Mayat terbakar hampir 90 persen ketika polisi setempat mengetahui insiden ini.

"Kami telah mendaftarkan kasus terhadap 15 orang di mana anggota dari anak perempuan dan laki-laki telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar inspektur jenderal polisi Rakesh Rathi, Minggu (9/8).

baca juga

Ayah Neeraj, Kishori Singh, tak percaya bahwa pihak keluarga perempuan akan menghabisi pasangan ini di depan umum dengan brutal.

"Kami terus berdoa untuk hidupnya tapi mereka (keluarga perempuan) tidak menunjukkan belas kasihan padanya dan membunuhnya dengan kejam di depan mata kami," ujar

"Kami menyaksikan semua ini tanpa bisa melakukan apa-apa. Penduduk desa setempat juga tidak meminta bantuan," sambungnya.

Pembantaian anak demi kehormatan merupakan fenomena umum di Bihar. Tahun lalu, sepasang kekasih dicekik dan dimutilasi di distrik Gaya.

Sementara seorang pemuda di potong kemaluanya sebelum dilempari batu hingga tewas bersama dengan pacarnya di distrik Patna karena menjalin hubungan berbeda kasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah karena Istri Tolak Main di Ranjang, Suami Bunuh Bayi Usia 40 Hari

Marah karena Istri Tolak Main di Ranjang, Suami Bunuh Bayi Usia 40 Hari

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2020 | 10:41 WIB

Kronologi Pelaku 'Kerasukan' Tikam Leher Wanita Paruh Baya Pakai Dodos

Kronologi Pelaku 'Kerasukan' Tikam Leher Wanita Paruh Baya Pakai Dodos

Jabar | Senin, 10 Agustus 2020 | 18:45 WIB

Kecewa Tak Bisa Menikah, Pria Ini Jadi Pembunuh Berantai, Eksekusi 6 Orang

Kecewa Tak Bisa Menikah, Pria Ini Jadi Pembunuh Berantai, Eksekusi 6 Orang

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 14:02 WIB

Terkini

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

×