Didatangi Nadiem, NU Berubah Pikiran dan Gabung Lagi di POP Kemendikbud

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:18 WIB
Didatangi Nadiem, NU Berubah Pikiran dan Gabung Lagi di POP Kemendikbud
Nadiem Makarim (Instagram/Kemdikbud.RI)

Suara.com - Organisasi Kemasyarakatan Nahdlatul Ulama akhirnya berubah pikiran dan memutuskan bergabung kembali dengan Program Organisasi Penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (POP Kemendikbud).

Keputusan itu diambil setelah Mendikbud Nadiem Makarim menemui Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020).

"Jika kemaren mungkin ada yang menaganggap kontroversi yang sebetulnya tidak, bahwa NU menegaskan jika tetap ikut serta di dalam Program Organisasi Penggerak yang akan dilaksanakan Januari 2021 yang akan datang," kata Yahya kepada wartawan usai pertemuan.

Sementara itu, Nadiem menyatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap permasalah POP dan menyampaikannya kepada NU agar tetap mendaftarakan Lembaga Pendidikan Maarif NU dalam programnya.

"Kami akan terus belajar, kami akan terus menyempurnakan programnya, dan dengan dukungan organisasi masyarakat seperti PBNU kami harap program POP dan juga seluruh reformasi pendidikan nasional Indonesia bisa lebih sukses dan lebih menyeluruh, dan lebih berkualitas," ucap Nadiem.

Dengan kembalinya NU maka tersisa dua ormas pendidikan besar lainnya yakni Muhammadiyah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang hingga saat ini masih menyatakan sikap mundur dari POP

Mereka menilai adanya konflik kepentingan dengan keterlibatan dua perusahaan besar yakni Putera Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation yang diduga menyelipkan CSR mereka dalam POP meski tanpa menggunakan APBN.

Selain itu, ketiga ormas ini menilai banyak ormas yang tidak jelas lolos seleksi POP dan pembagian programnya tidak proporsional.

Nadiem sendiri sudah meminta maaf kepada ketiga ormas dan menunda sementara POP dalam waktu 3 pekan sejak 28 Juli untuk melakukan evaluasi internal Kemendikbud yang hingga kini belum diumumkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem: Indonesia Telat Buka Sekolah di Masa Pandemi Dibanding Negara Lain

Nadiem: Indonesia Telat Buka Sekolah di Masa Pandemi Dibanding Negara Lain

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:35 WIB

Nadiem Akui Belajar Online Picu Penyakit Psikologi: Anak Tak Bisa Main

Nadiem Akui Belajar Online Picu Penyakit Psikologi: Anak Tak Bisa Main

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:29 WIB

Tak Sepakati Aturan Kemendikbud, DIY Pastikan Tak Akan Buka Sekolah

Tak Sepakati Aturan Kemendikbud, DIY Pastikan Tak Akan Buka Sekolah

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:54 WIB

Mendikbud: Sekitar 1000 Karya Inovasi dan Teknologi Lahir di Tengah Pandemi

Mendikbud: Sekitar 1000 Karya Inovasi dan Teknologi Lahir di Tengah Pandemi

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 18:01 WIB

DPR Minta Nadiem Perhatikan Kesenjangan Daerah Soal Kurikulum Darurat

DPR Minta Nadiem Perhatikan Kesenjangan Daerah Soal Kurikulum Darurat

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor

Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Review Bedak Fanbo Hoitong, Bedak Legend dengan 2 Cara Pakai

Review Bedak Fanbo Hoitong, Bedak Legend dengan 2 Cara Pakai

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban

Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal

Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:31 WIB

Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z

Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:30 WIB

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

×