Mantan Pengacara Klaim akan Ungkap Kecurangan Donald Trump di Pemilu 2016

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:38 WIB
Mantan Pengacara Klaim akan Ungkap Kecurangan Donald Trump di Pemilu 2016
Mantan pengacara Donald Trump, Michael Cohen. [AFP]

Suara.com - Michael Cohen, mantan pengacara pribadi Presiden AS Donald Trump, pada hari Kamis berjanji untuk menunjukkan kecurangan Trump di pemilu 2016 dengan bantuan Rusia.

Menyadur US News, Jumat (14/8/2020) Cohen akan membuktikan kecurangan Donald Trump di bukunya mendatang yang berjudul "Disloyal, A Memoir"

"Trump curang dalam pemilu, dengan tipu muslihat Rusia, seperti yang akan Anda temukan di halaman-halaman ini, karena melakukan apa saja - dan maksud saya apa pun - untuk 'menang' selalu menjadi model bisnis dan cara hidupnya," tulis Cohen di kata pengantar bukunya, yang dipublikasikan secara online pada hari Kamis.

Kata pengantar dengan 3.700 kata tersebut tidak mengungkapkan sesuatu yang baru tentang campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016, dan tidak jelas apakah buku itu akan menjelaskannya.

Mantan Penasihat Khusus Robert Mueller tahun lalu menyimpulkan bahwa Rusia melakukan kampanye besar untuk membantu Trump meraih kemenangan pada tahun 2016.

Donald Trump (Alex Brandon/AP Photo)
Donald Trump (Alex Brandon/AP Photo)

Mueller tidak menemukan bukti konspirasi kriminal antara kampanye Trump dan Rusia, tetapi dia merinci kontak ekstensif antara kampanye dan operasi Rusia.

Cohen bekerja untuk Donald Trump selama bertahun-tahun sebelum berbalik melawannya, secara terbuka dalam kesaksian di depan Kongres tahun lalu sebelum pemakzulan Trump.

Cohen juga mengatakan dia tahu di mana "kerangka" metafora Donald Trump dikuburkan karena dia menguburkannya.

Juru bicara Gedung Putih Brian Morgenstern menanggapi dengan menyerang kredibilitas Cohen.

Baca Juga: Donald Trump Berulang Kali Sebut Kamala Harris Buruk dan Memuakkan

"Dia dengan mudah berbohong secara rutin tetapi mengharapkan orang-orang untuk mempercayainya sekarang sehingga dia dapat menghasilkan uang dari penjualan bukunya," kata Morgenstern

"Sangat disayangkan bahwa media mengeksploitasi orang yang sedih dan putus asa ini untuk menyerang Presiden Trump," sambung Morgenstern.

Trump menyebut Cohen "tikus" dan pembohong, dan Cohen mengatakan dia menghadapi ancaman pembunuhan berulang kali dari pendukung Trump.

Mantan pengacara Trump berusia 53 tahun tersebut, menjalani hukuman tiga tahun karena penggelapan pajak, pernyataan palsu dan pelanggaran keuangan kampanye.

Kasus terbaru Cohen terkait penyuapan untuk membungkam perempuan yang diduga berselingkuh dengan Trump sebelum pemilihan presiden 2016.

Cohen dibebaskan ke tahanan rumah pada Mei karena risiko tertular Covid-19 di penjara, tetapi kemudian ditahan lagi bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI