alexametrics

AS Bakal Ubah Aturan Tentang Air Gegara Donald Trump Ingin Rambut Sempurna

Reza Gunadha | Rima Suliastini
AS Bakal Ubah Aturan Tentang Air Gegara Donald Trump Ingin Rambut Sempurna
Presiden AS Donald Trump. (AFP)

Donald Trump mengeluh tekanan air di kamar mandinya rendah sehingga rambutnya sulit tampil sempurna.

Suara.com - Pemerintah AS sedang menimbang pelonggaran peraturan terkait perlengkapan mandi menyusul keluhan Donald Trump tentang rendahnya tekanan air di kamar mandi miliknya.

Menyadur Inquirer pada Kamis (13/08/2020) Donald Trump mengeluh rambutnya tak bisa tampil sempurna karena tekanan air di kamar mandinya kurang tinggi.

"Shower saat Anda mandi, airnya tidak keluar. Mau cuci tangan, airnya tidak keluar," ujarnya di Gedung Putih pada bulan Juli.

Mandi pakai shower. (Dok. Pixabay)
Mandi pakai shower. (Dok. Pixabay)

"Jadi apa yang Anda lakukan? Anda hanya berdiri di sana lebih lama atau mandi lebih lama? Karena rambut saya, saya tidak tahu tentang Anda, tetapi rambut saya harus sempurna. Sempurna."

Baca Juga: Donald Trump Berulang Kali Sebut Kamala Harris Buruk dan Memuakkan

Akibatnya keluhan Presiden AS ini, pada hari Rabu, Departemen Energi (DOE) mengusulkan perubahan yang memungkinkan beberapa pancuran dalam satu pemasangan.

Perubahan ini akan mengatasi langkah-langkah konservasi air yang diatur di bawah kepemimpinan presiden George HW Bush.

Aturan tahun 1992 menetapkan penggunaan air maksimum 2,5 galon per menit untuk setiap shower dan hal ini mengganggu Trump dalam menata rambutnya yang harus selalu sempurna.

Pada bulan Desember Trump mengatakan pada wartawan bahwa Badan Perlindungan Lingkungan akan sangat memperhatikan wastafel dan shower dan elemen kamar mandi lainnya.

"Mereka mandi, airnya menetes, menetes dengan sangat tenang, orang-orang menyiram toilet 10 kali, 15 kali dibandingkan sekali, mereka akhirnya menggunakan lebih banyak air," kata Trump.

Baca Juga: Suara Tembakan Terdengar di Gedung Putih, Donald Trump Dievakuasi Sesaat

"Jadi EPA melihatnya dengan sangat kuat, atas saran saya."

Komentar