Astaghfirullah! Guru Cabuli Santri Sambil Baca Alquran, Ngakunya Khilaf

Bangun Santoso

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:57 WIB
Astaghfirullah! Guru Cabuli Santri Sambil Baca Alquran, Ngakunya Khilaf
Ilustrasi pelaku pencabulan anak. (Foto: dok polisi)

Suara.com - Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan memeriksa seoang guru ngaji berinisial AN (60). Ia diduga telah melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak yang menjadi santri atau muridnya belum lama ini.

Pada Kamis (13/8/2020) pukul 10.00 WITA lalu, AN diperiksa sebagai terlapor pada proses penyidikan. Dalam pemeriksaan itu, AN mengakui perbuatannya dan merasa khilaf.

"Yang bersangkutan mengakui (perbuatannya) dan khilaf," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khairul saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2020).

Menurut Agus, meski telah memenuhi unsur pidana, namun penetapan status dari saksi menjadi tersangka masih menunggu sementara waktu. Alasannya, penyidik sementara akan menggelar ekspos internal.

"Akan digelarkan dulu sebelum ditetapkan (tersangka)," ucap Agus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum terhadap para korban, memang diduga kuat telah terjadi tindak pidana pencabulan.

"Sebelumnya kita sudah assement ada hasil terkait hasil pemeriksaan, visum sudah ada. Untuk sekarang ini, kita duga terjadi sebagaimana yang dilaporkan soal pencabulan," ungkap Agus.

Agus menyebut, jumlah korban yang melapor secara resmi di Mapolrestabes Makassar sejauh ini baru tiga orang. Mereka adalah JF (9), KNF (10), dan AAM (9).

"Sementara ada lima yang kita periksa sebagai saksi sampai hari ini, dari dua teman korban," Agus menambahkan.

baca juga

Sebelumnya, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Makassar AKP Ismail menerangkan, kasus dugaan pencabulan yang dilakukan AN terjadi saat para korban diajari mengaji di Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

AN yang telah mengajar mengaji selama setahun itu, mencabuli muridnya dengan menyentuh alat vital korban.

"Sebagian korban mengatakan bahwa dia sudah lebih dari satu kali. Itu kan bisa membuat anak-anak menjadi trauma atau seperti apa ya. Tapi itu nanti akan dijelaskan dalam bentuk laporan psikolog. Jadi semua kita tunggu hasilnya," terang Ismail.

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat, TRC, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar Makmur Nakku mengatakan, berdasarkan hasil konseling yang dilakukan oleh P2TP2A Makassar terhadap para korban, selain mencabuli dengan menyentuh alat vital korban, AN juga diketahui mengajak muridnya untuk menonton film porno.

"Kalau melihat hasil konseling mereka, saya sendiri yang dampingi, memang parah yang dilakukan oleh pelaku karena pertama mengajak nonton film porno, kedua dia (AN) memanggil untuk memijit, dan setelah itu tangannya gentayangan lagi masuk ke buah dada korban," papar Makmur Nakku di Kantor P2TP2A Pemerintah Kota Makassar, Jalan Anggrek Raya, Senin (10/8/2020).

Makmur menerangkan sampai saat ini pihak telah menerima laporan dari 5 orang anak terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh AN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pilu Bocah 8 Tahun di Surabaya, 3 Tahun Dicabuli Kakak hingga Hamil

Cerita Pilu Bocah 8 Tahun di Surabaya, 3 Tahun Dicabuli Kakak hingga Hamil

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:09 WIB

Ini Tiga Tim Liga 1 2020 yang Gawangnya Ingin Dijebol Zulham Zamrun

Ini Tiga Tim Liga 1 2020 yang Gawangnya Ingin Dijebol Zulham Zamrun

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 22:35 WIB

Polisi Tangkap Nelayan Kodingareng Penyobek Uang Sogokan Penambang Pasir

Polisi Tangkap Nelayan Kodingareng Penyobek Uang Sogokan Penambang Pasir

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 22:32 WIB

Modus Bakal Dinikahi, Remaja di Pandeglang Cabuli Gadis di Bawah Umur

Modus Bakal Dinikahi, Remaja di Pandeglang Cabuli Gadis di Bawah Umur

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 22:22 WIB

Demo Tolak Omnibus Law di DPRD Sulsel, Massa Aksi Kelaparan

Demo Tolak Omnibus Law di DPRD Sulsel, Massa Aksi Kelaparan

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:30 WIB

Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK

Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK

Video | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:35 WIB

Mayat Nenek Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu, Ada Bekas Luka dan Darah

Mayat Nenek Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu, Ada Bekas Luka dan Darah

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:17 WIB

Terkini

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:48 WIB

×