Buntut Kasus Teleponan di Pesawat, Mumtaz Rais Diingatkan Jangan Sok Jagoan

Siswanto

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:22 WIB
Buntut Kasus Teleponan di Pesawat, Mumtaz Rais Diingatkan Jangan Sok Jagoan
Ketua POK DPP PAN Mumtaz Rais - (Instagram/@mumtaz.rais)

Suara.com - Tindakan  yang dilakukan putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, dengan tetap memakai telepon di dalam pesawat Garuda Indonesia ketika sedang mengisi bahan bakar di bandara Makassar, Sulawesi Selatan, dikecam publik.

Kasus itu makin mengemuka setelah kelakuan Mumtaz Rais sampai diingatkan oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango -- yang juga menjadi salah satu penumpang pesawat.

Apapun argumentasi yang mungkin disampaikan Mumtaz Rais, insiden pada Rabu (12/8/2020) di dalam pesawat rute Gorontalo - Makassar - Jakarta itu sudah terlanjur jadi bahan empuk untuk mem-bully mantan anggota DPR itu.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie menilai kelakuan Mumtaz Rais menunjukkan yang bersangkutan tak mematuhi aturan. 

"Tak pantas menelepon di dalam pesawat. Dia perlu baca UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan," kata Jerry kepada Suara.com, Sabtu (15/8/2020).

Sebelum Nawawi menegur Mumtaz Rais, sebenarnya pramugari sudah berulangkali menegur agar dia tidak berteleponan dari tempat duduk itu, tetapi tetap saja Mumtaz Rais berbicara. Itulah yang paling disayangkan Jerry. 

"Ini bagi saya harus punya etika kalau salah ditegur jangan melawan. Siapapun hukum itu sama. Ini bukan negeri yang menganut hukum rimba. Mau anak pejabat manapun harus paham akan aturan dan norma yang berlaku," kata Jerry.

Selain berbahaya bagi flying safety (keselamatan penerbangan), berbicara melalui telepon di dalam pesawat, juga mengganggu penumpang yang lain.

"Jadi gunakan akal sebijak-bijaknya. Kan Wakil Ketua KPK Nawawi hanya mengingatkan dan menegur. Didengarlah jangan sok jagoan," kata dia

baca juga

Jerry berharap kasus itu menjadi pelajaran bagi siapapun untuk mampu mengendalikan emosi. Masalah bisa jadi ruwet dan rumit kalau diproses polisi.

"Memang pemimpin milenial perlu banyak berguru pada orang tua soal tata krama dan kesantunan," katanya.

Kronologis kejadiannya

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri  menjelaskan kronologis insiden tersebut. Ketika itu, Nawawi melakukan perjalanan dinas ke Gorontalo dalam rangka menjalankan tugas kegiatan koordinasi pemberantasan korupsi dengan APH dan APIP di wilayah Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan pada 9 Agustus sampai 12 Agustus 2020.

Nawawi kembali ke Jakarta pada Rabu itu dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan transit di bandara di Makassar untuk pengisian bahan bakar.

"Pada saat pesawat mengisi bahan bakar, pramugari sudah mengingatkan beberapa kali secara langsung ataupun secara umum melalui pengeras suara agar kepada para penumpang tidak berjalan serta tidak menggunakan alat komunikasi dan seterusnya," kata Ali dalam laporan Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilaporkan Usai Ribut, Mumtaz Rais: Bisa Diselesaikan dengan Kekeluargaan

Dilaporkan Usai Ribut, Mumtaz Rais: Bisa Diselesaikan dengan Kekeluargaan

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:39 WIB

Ini Klarifikasi Wakil Ketua KPK Usai Ribut dengan Mumtaz Rais di Pesawat

Ini Klarifikasi Wakil Ketua KPK Usai Ribut dengan Mumtaz Rais di Pesawat

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:25 WIB

Akui Debat dengan Nawawi KPK, Mumtaz Rais: Ini Berkat Terselubung

Akui Debat dengan Nawawi KPK, Mumtaz Rais: Ini Berkat Terselubung

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×