Koleksi Museum Balaputra Dewa, dari Pra Sriwijaya hingga Kemerdekaan RI

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 16 Agustus 2020 | 14:36 WIB
Koleksi Museum Balaputra Dewa, dari Pra Sriwijaya hingga Kemerdekaan RI
Koleksi Museum Negeri Sumsel. (Suara.com/Rio)

“Nah, kalau bunga itu melambangkan kehidupan. Sementara melati itu melambangkan kesucian,” ucap Tamzi.

Ketika melangkah ke lorong pertama pada museum itu, mata kita akan dimanjakan dengan beragam Arca yang berjejer di Taman Megalith.

Ukuran setiap Arca-nya pun cukup besar lho. Di taman ini merupakan kepercayaan akan adanya hubungan antara hidup dan mati menghasilkan suatu tradisi yang disebut ‘Tradisi Megalith’ yang telah menghasilkan benda-benda yang erat kaitannya dengan perwujudan dan arwah nenek moyang.

Pada masa Megalitik, masyarakat sudah melakukan hal-hal religius.

Salah satunya adalah pemujaan terhadap leluhur yang merupakan pedoman dalam kehidupan sehari-hari dengan didirikanlah bangunan Megalith untuk penghubung roh-roh nenek moyang.

Seperti Arca Ibu Mendukung Anak. Arca ini merupakan salah satu peninggalan masa Megalitik yang menggambarkan seorang wanita atau ibu dalam posisi jongkok sedang mendukung anak di punggung.

“Arca itu (Ibu Mendukung Anak) melambangkan kesuburan,” tambah Tamzi.

Beruntungnya, peninggalan-peninggalan jejak peradaban tersebut masih bisa kita lihat hingga saat ini.

“Kebanyajan jejak-jejak tersebut banyak ditemukan di dataran Pasemah di wilayah Lahat dan Gunung Dempo, Pagaralam,” kata dia.

baca juga

Lanjut ke bagian lorong lainnya, kita aka diajak menikmati masa pra sejarah Sumatera Selatan.

Mulai dari kehidupan masa berburu awal, masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut, serta masa bercocok tanam dan masa perundagian.

“Kehidupan pra sejarah ini dimulai pada masa plestosen. Itu masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana dan tingkat lanjut, ya sekitar 20 ribu tahun lalu,” ujarnya.

Di museum ini, kita juga bisa melihat Bangsal Arkeologi, yang memamerkan 12 koleksi dari dua periode (delapan koleksi arca pra sejarah dan empat koleksi arca peninggalan masa Kerajaan Sriwijaya yakni Arca Hindu dan Budha).

Selanjutnya, kita bisa mengintip tentang Kerajaan Sriwijaya yang merupakan kerajaan maritim terbesar di Nusantara pada abad ke-7 sampai 13 masehi.

“Di museum ini, pengunjung juga bisa melihat masa Kesultanan Palembang dan Kokonialisme Belanda, masa pendudukan Jepang, revolusi kemerdekaan RI, kerajinan tradisional hingga arsitektur tradisional Sumatera Selatan seperti Rumah Limas dan Rumah Ulu,” tutur dia.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, para pelancong tetap bisa berkunjung ke Museum Negeri Sumatera Selatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bagi Anda yang ingin ke museum ini bisa berkunjung mulai dari Selasa sampai Minggu. Sedangkan Senin dan Hari Libur Nasional, museum tersebut tutup.

“Biaya masuk pastinya terjangkau. Dewasa cukup membayar Rp 2.000 dan Rp 1.000 untuk anak-anak,” tutup Tamzi.

Kontributor : Rio Adi Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

News | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang

Foto | Kamis, 17 September 2026 | 17:54 WIB

Dikenal Pendiam dan Sopan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Dipulangkan ke Palembang

Dikenal Pendiam dan Sopan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Dipulangkan ke Palembang

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:27 WIB

Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan

Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 19:27 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Reuni Kemerdekaan di Warkop: Antara Secangkir Kopi dan Makna Merdeka

Reuni Kemerdekaan di Warkop: Antara Secangkir Kopi dan Makna Merdeka

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Setelah Merah Putih Diturunkan: Melacak Jejak Sampah Visual dan Nasib Jutaan Bendera Bekas

Setelah Merah Putih Diturunkan: Melacak Jejak Sampah Visual dan Nasib Jutaan Bendera Bekas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Istana Berpesta, Rakyat Berduka: Ironi Kemerdekaan di Tengah Bencana

Istana Berpesta, Rakyat Berduka: Ironi Kemerdekaan di Tengah Bencana

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

×