Pelajar SMP Diduga Menjelma Jadi Anjing, Dikubur Hidup-hidup oleh Warga

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 18 Agustus 2020 | 10:57 WIB
Pelajar SMP Diduga Menjelma Jadi Anjing, Dikubur Hidup-hidup oleh Warga
Warga kubur hidup-hidup anjing diduga jelmaan pelajar SMP (FB/desymarlina)

Suara.com - Media sosial digemparkan dengan kabar adanya seorang pelajar SMP menjelma jadi anjing. Anjing tersebut kemudian dikubur hidup-hidup oleh warga.

Video prosesi penguburan hibup-hidup anjing tersebut viral di media sosial. Awalnya warga menemukan seekor anjing dalam kondisi tubuh kejang dan melolong seperti meminta pertolongan.

Warga langsung berdatangan ke lokasi. Mereka menduga anjing tersebut jelmaan dari seorang pelajar SMP.

"Masih SMP. Jelmaan," ujar salah seorang warga seperti dikutip Suara.com, Selasa (18/8/2020).

Dalam video tersebut, tampak seekor anjing berwarna krem terlihat tergeletak di atas tanah. Tubuhnya kejang-kejang.

Anjing itu melolong dan merintih seperti kesakitan. Namun, warga tetap mengubur hidup-hidup anjing tersebut.

Warga kubur hidup-hidup anjing diduga jelmaan pelajar SMP (FB/desymarlina)
Warga kubur hidup-hidup anjing diduga jelmaan pelajar SMP (FB/desymarlina)

Selanjutnya, warga melakukan ritual doa di dekat anjing yang terus merintih itu. Setelah itu, anjing tersebut langsung dikubur hidup-hidup.

Salah seorang pecinta hewan melalui akun Facebook bernama Desy Marlina mengunggah ulang video tersebut.

Ia menyebut kejadian tersebut terjadi di Lombok, namun saat Suara.com mencoba mengonfirmasinya, Desy Marlina belum memberikan balasan.

baca juga

Menurut Desy, spekulasi masyarakat yang menyebut anjing tersbeut adalah jelmaan pelajar SMP adalah sebuah kesalahan.

Desy meyakini anjing tersebut sedang dalam keadaan sakit atau diracun, sehingga tubuhnya mengalami kejang dan merintih kesakitan.

"Anjing ini kemungkinan besar sedang sakit atau diracun. Tapi warga sekitar mengira jika anjing ini adalah manusia leak yang dapat berubah menjadi binatang semacam babi ngepet," ungkapnya.

Desy mengungkapkan penyesalannya tak bisa menyelamatkan anjing itu. Ia sangat menyayangkan tindakan warga yang telah tega mengubur anjing hidup-hidup.

"Mereka mengubur hidup-hidup anjing ini, dia terus menangis saat tubuhnya dimasukkan ke liang lahatnya memohon pertolongan. Di akhir hayatnya si anjing masih terus difitnah. Maaf ya nak, saya terlambat," tutur Desy.

Desy menyimpan tanda tanya besar dalam benaknya. Menurutnya, meskipun warga mempercayai anjing tersebut adalah jelmaan manusia apakah pantas seekor anjing dikubur hidup-hidup.

"Yang jadi pertanyaan saya, jika mereka percaya jika anjing itu adalah manusia leak, apa pantas dikubur hidup-hidup," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemas! Punya Tanda Wajah Mirip Panda, Kucing Ini Viral

Gemas! Punya Tanda Wajah Mirip Panda, Kucing Ini Viral

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Viral Sekelompok Wanita Duduki dan Injak-injak Bendera Merah Putih

Viral Sekelompok Wanita Duduki dan Injak-injak Bendera Merah Putih

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 09:48 WIB

Pasang Earphone di Hidung Hilangkan Suara 'Ngorok', Publik: Upilnya Joget

Pasang Earphone di Hidung Hilangkan Suara 'Ngorok', Publik: Upilnya Joget

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Terkini

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×