Kasus Penembakan di Kelapa Gading, Polisi Bakal Gelar Analisa dan Evaluasi

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 19 Agustus 2020 | 17:44 WIB
Kasus Penembakan di Kelapa Gading, Polisi Bakal Gelar Analisa dan Evaluasi
Aksi penembakan terhadap bos perusahaan pelayaran berinisial S (51), di Ruko Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020) siang sempat terekam jelas di rekaman CCTV. (Ist)

Suara.com - Kepolisian terus berupaya mengungkap kasus penembakan terhadap bos perusahaan pelayaran bernama Sugianto (51), di Ruko Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Hingga kini, pendalaman berupa mengorek keterangan saksi dan petunjuk lain terus dilakukan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan sejauh ini pihaknya telah membuat dua sketsa wajah pelaku. Bahkan, polisi juga telah menyediakan nomor jika nantinya masyarakat melihat pelaku untuk bisa melapor.

"Itu yang sudah kami lakukan viralisasi kepada masyarakat termasuk ada hotline nomor telepon yang bisa dihubungi. Dalam hal ini adalah Polres Jakarta Utara," ujar dia di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2020).

Meski demikian, hingga saat ini belum ada masyarakat yang mengontak nomor yang telah disediakan. Untuk itu, polisi terus berupaya untuk mengungkap kasus tersebut.

"Sampai sekarang belum," kata dia.

Yusri menjelaskan, sore ini pihaknya akan menggelar analisa dan evaluasi (Anev) terkait kasus tersebut. Nantinya, polisi akan mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang ada.

"Mudah-mudahan, hari ini kami lakukan anev lagi yang dipimpin Pak Dirkrimum, rencana sore ini untuk mengumpulkan petunjuk atau kemungkinan apakah bertambah saksi-saksi yang ada dan juga barbuk yang lain," beber dia.

Lima Tembakan

Polis sebelumnya menemukan lima luka tembak di tubuh Sugianto yang tewas tertembak olah orang tidak dikenal di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8) lalu. Hal itu diketahui berdasar hasil visum dari jenazah korban.

baca juga

"Pagi tadi Dirkrimum Polda Metro Jaya bersama-sama Reskrim Polres Metro Jakarta Utara melakukan olah TKP lagi ditemukan satu selongsong lagi dan juga di-crosscheck dengan hasil visum awal di rumah sakit ternyata memang ada lima tembakan," ungkap Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/8) lalu.

Yusri menyebutkan beberapa luka tembak tersebut ditemukan pada bagian dada dan perut korban. Selain itu juga ditemukan luka tembak pada bagian muka dan kepala.

"Tiga mengenai dada dan perut, satu sempat tembus, yang dua ini mengenai kepalanya, muka dan kepalanya," ungkap Yusri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Rekonstruksi Kasus Klinik Aborsi Ilegal Dokter SWS di Jakpus

Proses Rekonstruksi Kasus Klinik Aborsi Ilegal Dokter SWS di Jakpus

Video | Rabu, 19 Agustus 2020 | 17:29 WIB

Punya Cerobong Asap, Klinik Aborsi di Jakpus Bakar Janin Bayi di Lantai 2

Punya Cerobong Asap, Klinik Aborsi di Jakpus Bakar Janin Bayi di Lantai 2

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:35 WIB

Dibully Karena Hijrah, Five Vi Laporkan Dua Akun ke Polisi

Dibully Karena Hijrah, Five Vi Laporkan Dua Akun ke Polisi

Foto | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:48 WIB

Polisi Serahkan Berkas Perkara John Kei Cs ke Kejaksaan

Polisi Serahkan Berkas Perkara John Kei Cs ke Kejaksaan

Foto | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:58 WIB

41 Adegan di Klinik Dokter Sarsanto WS, Tersangka Peragakan Bakar Janin

41 Adegan di Klinik Dokter Sarsanto WS, Tersangka Peragakan Bakar Janin

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump

IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026

Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:58 WIB

Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan

Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:57 WIB

×