Mahfud MD Tulis Pesan Agar Jangan Takut Dibilang Berpolitik, Sentil KAMI?

Dany Garjito, Farah Nabilla

Kamis, 20 Agustus 2020 | 17:39 WIB
Mahfud MD Tulis Pesan Agar Jangan Takut Dibilang Berpolitik, Sentil KAMI?
Ilustrasi Mahfud MD. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum Politik dan Keamanan Mahfud MD menuliskan pesan agar masyarakat yang berkelompok dan berpendapat jangan takut dibilang berpolitik. Apakah pesan ini ditulis Mahfud untuk menyindir KAMI?

Pesan tersebut ia ungkapkan dengan membubuhkan latar belakang tentang sekelompok orang yang berkumpul dan bersuara yang tidak ingin disebut gerakan politik.

Melalui utasan Twitter-nya, Menteri Mahfud mengulas tentang kebebasan berpolitik bagi setiap warga negara. Termasuk soal pembentukan kelompok yang menyuarakan pendapatnya.

"Ketika ada sekelompok orang berkumpul dan membuat statemen dituding sebagai gerakan politik. Yang dituding bilang bukan politik. Sebenarnya yang menuding dan yang dituding sama-sama berekspresi politik karena berbicara tentang negara. Salah satu asal kara politik adalah "polis" (Yunani) yang berarti negara," tulis Mahfud, Kamis (20/8/2020).

Ia lantas menyentil bagi kelompok yang mengelak disebut sebagai gerakan politik.

"Sama juga jika kita berbicara tentang kebijakan atau membuat petisi tentang kebijakan negara, itu adalah ekspresi politik. Tak perlu menolak dengan mengatakan "ini bukan politik"," sambung Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menyatakan agar masyarakat tidak perlu takut berpolitik.

"Tak perlu lah kita takut dikatakan berpolitik sebab berpolitik itu berarti bernegara atau ikut memikirkan atau mengurus kebijakan negara," Mahfud menyarankan.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat harus paham jika berpolitik tidak sama dengan berpartai politik.

baca juga

"Yang harus dipahami berpolitik itu tidak sama dengan berpartai politik. Berpartai politik itu hanya sebagian kecil dari aktivitas politik," tukas Mahfud.

Cuitan Mahfud MD menyentil kelompok yang menolak disebut gerakan politik. (Twitter/@mohmahfudmd)
Cuitan Mahfud MD menyentil kelompok yang menolak disebut gerakan politik. (Twitter/@mohmahfudmd)

Sebelumnya, sederet tokoh nasional di antaranya, Gatot Nurmantyo, Rocky Gerung, Din Syamsuddin dan Said Didu menghadiri Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digelar di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, (18/8/2020).

Menyadur BBC, walau digagas sejumlah orang yang pernah mendukung calon presiden Prabowo Subianto pada pilpres sebelumnya, mereka membantah memiliki motif politik terkait pemilu 2024 mendatang.

Salah satu inisiator KAMI, Refly Harun, membantah kelompoknya tengah bersiasat untuk pemilu 2024.

Refly, yang pernah diserahi jabatan komisaris utama perusahaan pelat merah pada pemerintahan Joko Widodo, menyebut KAMI dibentuk hanya untuk mengkritik kebijakan pemerintah.

"Gerakan ini ingin memberikan sumbangan pemikiran, dan melakukan upaya korektif kalau ada kekurangan dalam praktik bernegara," kata Refly via telepon.

"Kelompok seperti ini pasti berkaitan dengan aktivitas politik. Tapi apakah kami akan mendorong tokoh tertentu (untuk jadi presiden)? Tidak."

"Saya belum mendengar pembicaraan ke arah sana. Saya juga tidak tertarik ke sana karena saya bergabung setelah melihat bahwa perjuangannya nilai. Yang dibangun sistem," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Deklarasi KAMI, Kendaraan Klasik Gatot Nurmantyo Bikin Penasaran

Ramai Deklarasi KAMI, Kendaraan Klasik Gatot Nurmantyo Bikin Penasaran

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:03 WIB

Dubes Palestina Hadir di Acara KAMI, Din Syamsuddin: Ada Kesalahpahaman

Dubes Palestina Hadir di Acara KAMI, Din Syamsuddin: Ada Kesalahpahaman

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:09 WIB

Benny Mamonto Jadi Ketua Harian Kompolnas, Poengky Indarti Merangkap Jubir

Benny Mamonto Jadi Ketua Harian Kompolnas, Poengky Indarti Merangkap Jubir

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:01 WIB

PPP: KAMI Hanya Gerakan Biasa, Gak Perlu Dikhawatirkan

PPP: KAMI Hanya Gerakan Biasa, Gak Perlu Dikhawatirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:17 WIB

Mau Tahu Kenapa PA 212 Dukung KAMI, Simak Penjelasan Novel

Mau Tahu Kenapa PA 212 Dukung KAMI, Simak Penjelasan Novel

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:06 WIB

Hadir di Acara KAMI, Kedubes Palestina: Kami Bukan Bagian Politik Indonesia

Hadir di Acara KAMI, Kedubes Palestina: Kami Bukan Bagian Politik Indonesia

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:29 WIB

Terkini

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

×