Bahas Baju Adat di Uang Rp 75.000, Marzuki Alie Ngegas Semprot Warganet

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:19 WIB
Bahas Baju Adat di Uang Rp 75.000, Marzuki Alie Ngegas Semprot Warganet
Mantan Ketua DPR Marzuki Alie menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/8).

Suara.com - Eks Ketua DPR RI Marzuki Alie mengkritik penampakan baju adat di uang baru Rp 75.000 yang dinilai menimbulkan praduga tak perlu. Bahkan, kritik tersebut berujung adu mulut dengan sejumlah warganet di media sosial.

Awalnya, akun Twitter @mazzini_gsp mengunggah salah satu artikel media mainstream yang memberitakan pakaian adat Suku Tidung di uang Rp 75.000. Pakaian tersebut sempat dituding menyerupai pakaian adat dari China.

"Sudah berabad-abad peranakan Tionghoa dan Bumi Putera hidup bareng, masih saja ada manusia tol*l yang seolah alergi. Sampai baju adat di uang Rp 75 ribu dibikin ribut," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (21/8/2020).

Tak lama kemudian, cuitan warganet tersebut dibalas oleh Marzukie Alie. Melalui akun Twitter miliknya @marzukialie_ma, Marzuki mengkritik pakaian adat yang dimuat dalam uang tersebut tidak mewakili nusantara.

Seharusnya, kata Marzuki, dalam uang tersebut dimunculkan pakaian adat dari Aceh sampai Papua dan pakaian dari beragam etnis sehingga memberikan keadilan.

"Selama ini sudah biasa ditampilkan pakaian adat nasional dari seluruh provinsi, ya sudah pakai itu dulu. Kalau ada tambahan silakan saja tapi jangan membuat praduga-praduga tak perlu," balas Marzuki.

Marzuki Alie ngegas semprot warganet bahas baju adat di uang Rp 75 ribu (Twitter)
Marzuki Alie ngegas semprot warganet bahas baju adat di uang Rp 75 ribu (Twitter)

Salah seorang warganet menyebut jika pakaian adat seluruh Indonesia dimasukkan dalam uang tersebut tidak akan muat.

Namun, lagi-lagi cuitan warganet tersebut disemprot oleh Marzuki.

"Kalau nggak muat, nggak usah saja daripada menimbulkan kegaduhan. Justifikasi mengambil gambar baju adat suatu daerah, harus jelas jangan asal comot. Kita ini bangsa yang beragam, hal-hal senditif harus dihindari. Itulah kearifan. Merawat keberagaman merupakan hal sangat penting," ungkap Marzuki.

baca juga

Dalam cuitan lainnya, Marzuki kembali menyemprot para warganet. Ia menuding warganet merasa paling jago dan ingin mengadili.

"Anda-anda disini saja sudah seperti mau mengadili. Inilah bangsa yang sudah tidak ada kebaikan lagi, semua kalimat dicurigai. Kalimat kasar seolah paling benar, paling jago. Janganlah suka membakar emosi orang," ujar Marzuki.

Marzuki Alie ngegas semprot warganet bahas baju adat di uang Rp 75 ribu (Twitter)
Marzuki Alie ngegas semprot warganet bahas baju adat di uang Rp 75 ribu (Twitter)

Balasan Marzuki tersebut direspons oleh Bos lembaga survei Charta Politika Yunarto Wijaya. Yunarto menanyakan maksud dari cuitan-cuitan Marzuki, namun kembali dibalas 'ngegas' oleh Marzuki.

"Maksudnya apa pak? Anda percaya ini pakaian adat darimana?" tanya Yunarto.

"Kalau ditanya maksud, saya justru nggak kelas pertanyaan itu. Saya sudah pasti tidak menguasai banyaknya pakaian adat nusantara, saya hanya kenal pakaian adat nusantara yang selalu dipakai mewakili provinsi di setiap acara-acara tertentu di lembaga-lembaga negara," balas Marzuki.

"Karena ini 75 tahun, masalah kita adalah kesatuan karena tercabik-cabik gara-gara Pilkada dan Pilpres. Ada baiknya kalau mau dibuat pakaian adat, buatlah dari Aceh sampai Papua. Kalau ada tambahan-tambahan etnis yang sudah bagian dari negeri ini, tambahkan saja China, Arab, Tionghoa sehingga tidak ada kecurigaan, fitnah atau isu," imbuhnya.

Cuitan 'ngegas' dari Marzuki Alie tersebut langsung menjadi sorotan publik. Banyak warganet yang balik mengkritik Marzuki Alie atas cuitan-cuitan 'ngegasnya' itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditolak Periksa Revisi Skripsi, Curhatan dengan Dosen Ini Bikin Nyesek

Ditolak Periksa Revisi Skripsi, Curhatan dengan Dosen Ini Bikin Nyesek

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2020 | 11:30 WIB

HRD Nangis Lihat Ini! Viral Foto Surat Lamaran Kerja Tak Ada Sopan-Sopannya

HRD Nangis Lihat Ini! Viral Foto Surat Lamaran Kerja Tak Ada Sopan-Sopannya

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 11:24 WIB

Warganet Baru Tahu Fungsi Item Ini di Rice Cooker, Kamu Juga?

Warganet Baru Tahu Fungsi Item Ini di Rice Cooker, Kamu Juga?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:07 WIB

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:59 WIB

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:55 WIB

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:54 WIB

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 10:52 WIB

Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan

Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:51 WIB

×