13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:16 WIB
13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Otoritas kesehatan di Beijing mencabut persyaratan wajib pakai masker di luar ruangan, merespon turunnya kasus virus corona harian baik di ibu kota maupun di seluruh China.

Menyadur Channel News Asia, Jumat (21/8/2020), Beijing telah mencatatkan 13 hari berturut-turut tanpa infeksi virus corona baru.

Selepas adanya pelonggaran, sebagian besar orang di kota ini terlihat masih terus memakai masker di luar ruangan pada Jumat (21/8).

Beberapa warga menyebut masker membuat mereka merasa aman. Sementara yang lain, memilih untuk tetap memakai masker karena adanya tekanan sosial.

"Saya pikir saya bisa melepas masker saya kapan saja, tetapi saya harus melihat apakah orang lain bisa menerimanya," ujar seorang warga Beijing, Cao.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

"Pasalnya saya khawatir orang akan takut jika melihat saya tak memakai masker," sambung perempuan berusia 24 tahun ini.

Pencabutan aturan ini merupakan pelonggaran kali kedua yang dilakukan oleh otoritas kesehatan Beijing terkait pemakaian masker di kawasan ibu kota yang sebagian besar aktivitasnya telah berjalan normal selepas berakhirnya lockdown kedua.

Pusat Pengendalian Penyakit kota Beijing pertama kali mengatakan penduduk diperbolehkan tak memakai masker di luar ruangan pada akhir April.

Namun karena kemunculan klaster baru di pasar grosir pertanian Xinfandi, aturan wajib memakai masker kembali diterapkan pada Juni.

China telah melaporkan tidak ada kemunculan kasus baru yang ditularkan secara lokal selama lima hari, setelah negara ini berhasil mengendalikan klaster-klaster di Beijing, Xinjiang, dan kota lain.

Para ahli mengatakan kunci keberhasilan negara dalam mengendalikan penyakit ini adalah penegakkan aturan lokal yang ketat, termasuk mengenalan masker, karantina rumah wajib, dan pengujian massal.

Pihak berwenang melaporkan 22 kasus impor di daratan pada tanggal Kamis (20/8) dan telah menutup perbatasan untuk sebagian besar warga non-China.

Berdasarkan laporan dari Worldometers, Jumat (21/8), China telah hingga kini telah mencatatkan 84.917 kasus virus corona dengan 4.636 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Limbah, Sekolah di China Hukum Siswanya yang Sisakan Makanan

Tekan Limbah, Sekolah di China Hukum Siswanya yang Sisakan Makanan

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 15:32 WIB

China Akan Pasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac ke Indonesia sampai 2021

China Akan Pasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac ke Indonesia sampai 2021

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 22:55 WIB

Bak di Catwalk, 4 Nenek Modis Melenggang di Jalanan Beijing

Bak di Catwalk, 4 Nenek Modis Melenggang di Jalanan Beijing

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2020 | 12:58 WIB

Terkini

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB