Video Detik-detik Trotoar Jalan Amblas di China, Telan Puluhan Mobil

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 15:36 WIB
Video Detik-detik Trotoar Jalan Amblas di China, Telan Puluhan Mobil
Sebidang trotoar jalan di China tiba-tiba amblas, 21 mobil tertelan.[CCTV]

Suara.com - Satu bidang trotoar jalan tiba-tiba amblas di depan pusat perbelanjaan di China yang mengakibatkan puluhan mobil terseret dan tertelan.

Menyadur Daily Mail, Sabtu (22/8/2020), satu lubang besar menelan 21 mobil di barat daya China setelah sebuah trotoar jalan tiba-tiba amblas.

Insiden jalan amblas tersebut terjadi pada Rabu (19/8) tengah malam di Provinsi Sichuan. Pihak berwenang mengatakan tidak ada yang terluka.

Insiden itu terjadi di depan pusat perbelanjaan di Jalan Cuibai di Yibin, kota berpenduduk sekitar 5,5 juta orang, menurut pernyataan resmi.

Menurut media pemerintah China, jalan yang amblas sekitar 500 meter persegi (5.380 kaki persegi). Penyebab insiden tersebut masih diselidiki oleh pihak berwenang.

Video detik detik amblasnya trotoar tersebut dirilis stasiun TV provinsi SCTV menunjukkan kendaraan yang diparkir di trotoar tersebut tiba-tiba terserap oleh bumi.

Jalan tersebut tiba-tiba amblas dengan perlahan dan menimbulkan lubang yang cukup dalam hingga mobil yang ada di atasnya terkubur.

Tim penyelamat dikirim untuk mencari korban dalam semalam, dan tidak ada yang ditemukan terluka akibat runtuhan jalan tersebut.

Para ahli telah memeriksa tanah di dekat lokasi insiden dan menganggapnya aman untuk digunakan oleh penduduk dan lalu lintas, lapor kantor berita Pemerintah China CCTV.

Pihak pengelola fasilitas telah mengambil tindakan untuk mencegah bencana susulan, menurut CCTV.

Sebuah video yang dirilis oleh TV pemerintah menunjukkan mobil-mobil diangkat dari kawah dan dipenuhi air dan lumpur.

Pihak berwenang mengatakan mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut atas penyebab masalah tersebut.

Provinsi Sichuan dilanda hujan deras bulan ini bahkan hingga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Genangan air bahkan mencapai ujung kaki Buddha Raksasa Leshan yang terkenal di dekat Yibin pada hari Rabu untuk pertama kalinya dalam 70 tahun.

Menurut pemerintah, banjir yang disebabkan oleh hujan musiman yang sangat lebat telah menyebabkan lebih dari 200 orang tewas dan hilang di China tahun ini dan menyebabkan kerugian hingga 25 miliar dolar (Rp 369 triliun).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Pasok 50 Juta Konsentrat Vaksin Corona Sinavac ke Bio Farma

China Pasok 50 Juta Konsentrat Vaksin Corona Sinavac ke Bio Farma

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 22:51 WIB

Ridwan Kamil Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Selasa 25 Agustus

Ridwan Kamil Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Selasa 25 Agustus

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:10 WIB

13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker

13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:16 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB