21 Tusukan di Tubuh Wartawan Demas, Keluarga: Ini Bukan Karena Perampokan

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:15 WIB
21 Tusukan di Tubuh Wartawan Demas, Keluarga: Ini Bukan Karena Perampokan
Wartawan Mamuju Tengah Demas Laira. (istimewa)

Suara.com - Kasus dugaan pembunuhan terhadap Demas Laira (28), wartawan Sulawesion.com di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (20/8/2020) lalu kini masih menjadi misteri.

Pihak keluarga Demas Laira menyatakan korban meninggal dunia bukan karena dirampok. Hal ini diungkapkan oleh keponakan Demas Laira, Yosgi.

Alasan pihak keluarga menganggap Demas Laira meninggal dunia bukan karena dirampok adalah setelah melihat secara langsung banyaknya luka tusukan pada tubuh korban yang diduga menjadi korban pembunuhan.

"Bagi kami, dengan melihat kondisi korban secara kasat mata kami. Ini bukan karena perampokan. Ini hanya anggapan kami. Dengan melihat banyaknya tusukan di tubuh korban," ungkap Yosgi saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (22/8/2020).

Sebelum Demas Laira ditemukan tewas, Yosgi menyebu kalau saudarannya itu meninggalkan rumah untuk menuju Kabupaten Pasangkayu, Sulbar pada Senin (17/8/2020) sore. Kala itu, korban berangkat seorang diri dengan menggunakan sepeda motor.

Karena tak kunjung pulang, ibu Demas Laira, Albertin pun cemas kemudian menunggu kedatangan Demas di depan rumah pada malam hari sebelum kejadian.

"Yang menunggu itu ibu almarhum sendiri nenek saya. Dia (Demas) kan dekat dengan ibunya, soalnya kan nenek tidak lihat waktu dia (Demas) berangkat. Iya malam (kejadian), sekitar jam 7 malam sampai istirahat jam 10 malam," kata Yosgi.

Bukan kedatangan Demas Laira tiba di rumah, Namun, kabar mengerikan yang diterima keluarga Demas Laira di tengah penantian.

Menurut informasi yang diterima keluarga, Demas meninggal dunia di Mamuju Tengah, Sulbar, saat hendak menuju pulang ke rumah.

baca juga

Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh salah satu keluarga korban yang bekerja di Rumah Sakit Satelit, Mamuju Tengah, Sulbar.

"Kemarin pagi baru dapat kabar. Itu pun almarhum sudah di rumah sakit. Kebetulan saat ditangani di rumah sakit, ada keluarga yang kerja di rumah sakit. Dia (keluarga) yang tangani soal pembersihan luka," kata dia.

"Sebenarnya tidak ada (pirasat buruk) pada malam kejadian itu, karena hampir semua keluarga yang ada di rumah saat malam kejadian itu dia istirahat semua untuk tidur," Yosgi menambahkan.

Yosgi menerangkan Demas Laira merupakan anak ke lima dari tujuh bersaudara. Di mata keluarga, katanya, Demas memiliki pribadi yang baik.

"Kalau persoalan keseharian dan pribadinya, almarhum di mata keluarga ini baik dan sabar. Meninggalkan rumah itu kurang lebih tiga malam tidak pulang-pulang," katanya.

Demas Laira, lanjut Yosgi, diketahui menjalani profesi sebagai wartawan sejak enam bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HT Bantai Teman Masa Kecil Berikut Istri dan Dua Anaknya Demi Punya Mobil

HT Bantai Teman Masa Kecil Berikut Istri dan Dua Anaknya Demi Punya Mobil

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 17:56 WIB

Satu Keluarga Dibantai Teman Ayah, Anak yang Masih Balita Juga Dibunuh

Satu Keluarga Dibantai Teman Ayah, Anak yang Masih Balita Juga Dibunuh

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 16:55 WIB

Satu Keluarga di Sukoharjo Ditemukan Membusuk di Ruang Tamu

Satu Keluarga di Sukoharjo Ditemukan Membusuk di Ruang Tamu

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 07:18 WIB

Satu Keluarga Ditemukan Membusuk di Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

Satu Keluarga Ditemukan Membusuk di Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 07:11 WIB

Hasil Visum, Wartawan Demas Laira Ditusuk 21 Kali, di Kepala dan Dekat Mata

Hasil Visum, Wartawan Demas Laira Ditusuk 21 Kali, di Kepala dan Dekat Mata

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×