Ayah Kayuh Sepeda Sejauh 106 Km Demi Antar Putranya Ujian Susulan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 17:12 WIB
Ayah Kayuh Sepeda Sejauh 106 Km Demi Antar Putranya Ujian Susulan
Ayah antar anak ujian susulan naik sepeda 106 km. (Twitter/@Anurag_Dwary)

Suara.com - Seorang ayah di India menjadi sorotan setelah aksinya mengayuh sepeda sejauh 106 km menyebar dari mulut ke mulut. Pria bernama Shobharam ini mengantar putranya mengikuti ujian kelas 10 di Kota Dhar dengan sebuah sepeda.

Menyadur Times of India pada Senin (24/08/2020), Shobharam tak ingin mengubur impian putranya untuk melanjutkan sekolah, sehingga ia mengupayakan segala cara agar sang putra bisa tetap melanjutkan pendidikannya.

Putra Shobharam, Asheesh gagal dalam tiga mata pelajaran dalam ujian kelas 10 sehingga ia harus mengikuti ujian susulan di pusat ujian di Kota Dhar, Madhya Pradesh sekitar 106 km jauhnya dari tempat tinggal mereka.

Ilustrasi ujian nasional / sekolah (pixabay)
Ilustrasi ujian. (pixabay)

"Saya adalah buruh harian tapi anak saya akan memiliki kehidupan yang lebih baik jika ia mendapat kesempatan kedua. Saya akan melakukan apa saja untuk memastikannya dan tak ada yang dapat menghentikannya."

Shobharam bersemangat mengantar anaknya karena Asheesh bertekad untuk lulus dalam ujian kali ini. "Dia ingin menyelesaikan pendidikannya dan mencapai sesuatu yang besar dalam hidupnya," ungkap Shobharam.

Shobharam sempat bingung karena bus berhenti beroperasi semenjak pandemi virus corona dan keluarganya tak mampu menyewa kendaraan untuk mencapai pusat ujian.

Akhirnya Shobharam bertekad mengantar putranya dengan sepeda dan meminjam uang Rs 500 atau setara Rp 98 ribu sebagai biaya darurat dalam perjalanan.

Dengan doa dari semua anggota keluarga, ayah dan anak ini berangkat pada Senin sore dan beristirahat jam 9 malam setelah menempuh jarak 60 km dari rumahnya.

"Saya berhenti di Mandu karena sudah jam 9 malam. Tidak aman untuk bersepeda lebih jauh dalam kegelapan."

Pria ini lantas mencari kuil untuk istirahat tapi tanpa diduga, warga sekitar membuka pintu rumah mereka dan mempersilakan ayah anak ini untuk bermalam di sana.

"Warga mandu yang baik hati memberi kami tempat tinggal dan makanan."

Shobharam melanjutkan perjalanannya sekitar jam 4 pagi dan berhasil sampai di pusat ujian Bhoj Kanya Shala pada pukul 7.45 atau 15 menit sebelum bel berbunyi.

Saat Asheesh mengikuti ujian, Shobharam mulai mencari tempat untuk bermalam. Ia menemukan gedung pemerintah yang tertutup dan memutuskan menginap di sana bersama anaknya malam ini.

Ayah antar anak ujian susulan naik sepeda 106 km. (Twitter/@Anurag_Dwary)
Ayah antar anak ujian susulan naik sepeda 106 km. (Twitter/@Anurag_Dwary)

Berita perjalanan Shobharam dengan cepat menyebar dan media lokal serta pejabat langsung mencari keberadaannya. Asheesh terkejut ketika ia dicari oleh banyak orang dan bantuan yang mereka terima membuatnya tak kalah kaget.

"Kami mengatur makanan dan tempat tinggal di asrama yang dikelola pemerintah. mereka akan mendapat transportasi untuk kembali ke desa setelah menyelesaikan ujian susulan," ujar asisten komisaris departemen kesejahteraan suku Dhar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Tak Tertipu, Cermati Ini Bila Beli Aksesoris Motor Secara Online

Biar Tak Tertipu, Cermati Ini Bila Beli Aksesoris Motor Secara Online

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Goweser, Kenalin Nih Sepeda dari Jeep yang Tidak Bikin Capek

Goweser, Kenalin Nih Sepeda dari Jeep yang Tidak Bikin Capek

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2020 | 16:08 WIB

Pemuda Pembunuh Bapak Berkeliaran, Kabur Kondisi Kaki Masih Dirantai

Pemuda Pembunuh Bapak Berkeliaran, Kabur Kondisi Kaki Masih Dirantai

Jogja | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:25 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB