Seorang Pengacara Diperkosa Selama 4 Hari, PM Pakistan Turun Tangan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:22 WIB
Seorang Pengacara Diperkosa Selama 4 Hari, PM Pakistan Turun Tangan
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pengacara di Pakistan diperkosa dan diculik selama empat saat ia pulang dari pengadilan, Perdana Menteri Pakistan sampai turun tangan di insiden tersebut.

Menyadur Gulf News, Rabu (26/8/2020), seorang wanita bernama Irshad Nasreen diculik dan diperkosa oleh tiga pria di distrik Okara, di provinsi Punjab Pakistan, pada 15 Agustus.

Korban yang berprofesi sebagai pengacara tersebut berasal dari kota Haveli Lakha di Distrik Okara dan merupakan ibu dari enam anak.

Menurut laporan media Pakistan, Nasreen pergi ke pengadilan distrik pada 15 Agustus untuk menghadiri persidangan. Namun, dalam perjalanan pulang, dia diculik oleh tiga pria tak dikenal yang membawanya ke lokasi yang tidak diketahui.

Ketiga pria tersebut kemudian menyiksa dan memerkosa Nasreen selama empat hari sebelum mereka meninggalkannya di pinggir jalan dan melarikan diri.

Menurut sejumlah sumber terkait, mereka juga memaksa Nasreen untuk menandatangani kertas kosong yang belum diketahui apa maksudnya.

Setelah beberapa jam, Nasreen ditemukan di pinggiran Mailsi, sebuah kota yang berjarak sekitar 200 kilometer dari tempat tinggal mereka.

Seorang pejalan kaki yang menemukannya dengan tangan terikat di belakang dan mulutnya disumpal dengan tali dilaporkan telah menyelamatkan pengacara tersebut.

Menurut laporan media lokal, First Information Report (FIR) diajukan pada 22 Agustus oleh putranya yang masih remaja.

baca juga

Video kondisi korban baru-baru ini menjadi viral di media sosial, menunjukkan dia dalam keadaan trauma.

Segera setelah berita itu terungkap dan video Nasreen viral, warganet menyatakan kekecewaan mereka atas insiden tersebut dan membuat kampanye dengan tagar #JusticeforNasreenAdvocate.

Akun @SahilwaseemJal1 berkomentar: "… berapa banyak lagi perempuan yang perlu diperkosa agar pemerintah kita bangun dan melakukan sesuatu tentang ini. Pemerkosa berkeliaran dengan bebas. Anak-anak bahkan tidak aman di Pakistan. Bayangkan ada berapa banyak kasus yang tidak berdokumen. #JusticeforNasreenAdvocate"

Akun @nataliyajo menulis: "Nasreen diculik dan diperkosa selama berhari-hari, memiliki enam anak, seorang ibu, seorang istri, dan seorang putri, sangat disayangkan bahwa kami harus menggunakan tagar untuk memberikan keadilan kepada korban. Jika Anda memiliki platform, silakan gunakan suara Anda #JusticeforNasreenAdvocate."

Kasus tersebut bahkan sampai mengundang perhatian dari Perdana Menteri Imran Khan. Melalui asistennya, Imran Khan mengatakan bahwa telah menginstruksikan pihak berwenang untuk mengusut kasus tersebut.

"Perdana Menteri @ImranKhanPTI telah memperhatikan insiden dalam video di bawah ini dan telah menginstruksikan polisi dan pejabat terkait di Punjab untuk menangkap pelaku dan memberikan semua kemungkinan bantuan kepada korban." tulis Mirza Shahzad Akbar, Asisten Khusus Perdana Menteri Pakistan di akun Twitternya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakistan Dilanda Hujan 3 Hari, 90 Orang Tewas dan 1.000 Rumah Rusak

Pakistan Dilanda Hujan 3 Hari, 90 Orang Tewas dan 1.000 Rumah Rusak

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:39 WIB

Dilarang Main Game PUBG, Remaja 16 Tahun Nekat Bunuh Diri

Dilarang Main Game PUBG, Remaja 16 Tahun Nekat Bunuh Diri

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 09:02 WIB

HUT Kemerdekaan RI, Makanan Khas Indonesia Disajikan di Pakistan

HUT Kemerdekaan RI, Makanan Khas Indonesia Disajikan di Pakistan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2020 | 20:25 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×