CEK FAKTA: Benarkah Tabung Gas LPG Ada Masa Kadaluwarsanya?

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:13 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Tabung Gas LPG Ada Masa Kadaluwarsanya?
Benarkah Tabung Gas LPG Ada Masa Kadaluwarsanya? (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Sebuah akun Facebook bernama Icon Antaso pada Rabu (5/8/2020) mengunggah sebuah kabar yang menginformasikan bahwa tabung gas LPG memiliki masa kadaluwarsa.

Dalam unggahannya, Icon Antaso menyebutkan bahwa informasi tersebut berasal dari karyawan PT. Gas Negara.

Selain itu, ia juga menghimbau siapa saja yang akan membeli gas untuk mengecek terlebih dahulu kapan masa pakai tabung berakhir. Ia mengatakan, masa kadaluwarsa tabung gas ditulis dalam bentuk "Alfa Code".

Adapun kabar lengkap yang diunggah oleh akun Facebook Icon Antaso tersebut adalah sebagai berikut:

Info dr karyawan PT. Gas Negara
Setelah kejadian tabung elpiji meledak di Pizza Hut Bekasi juga di beberapa daerah. Maka mari kita lebih berhati2 dan waspada. Jgn sampe menimpah pd kita atau kluarga.
TABUNG gas elpiji ada masa kadaluwarsanya.
Jika anda membeli gas, harap diperiksa terlebih dahulu, kapan TABUNG tersebut berakhir masa pakainya?
Penulisan kadaluwarsa berupa “ALFA CODE”. Contoh: “A 18”
A = Januari – Maret
B = April – Juni
C = Juli – September
D = Oktober – Desember
maka A 18 adalah :
Jan – Mar tahun 2018.
Sebarkan pengetahuan ini , barangkali anda bisa menyelamatkan seseorang. Ini penting karena tabung gas yang sudah kadaluwarsa bisa berbahaya.”

Benarkah Tabung Gas LPG Ada Masa Kadaluwarsanya? (Turnbackhoax.id)
Benarkah Tabung Gas LPG Ada Masa Kadaluwarsanya? (Turnbackhoax.id)

Lantas apakah benar tabung gas LPJ memiliki masa kadaluwarsa?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran turnbackhoax.id - jaringan suara.com, klaim yang mengatakan bahwa gas LPG memiliki kode masa kadaluwarsa tersebut merupakan klaim yang salah.

Kode yang dimaksud bukan menunjukkan masa kadaluwarsa, melainkan tanggal uji ulang tabung gas. Tabung gas yang beredar memiliki usia teknis yakni 25 tahun. Setiap 5 tahun, tabung gas tersebut diuji ulang secara total di Retester.

baca juga

Klaim ini sebenarnya sudah lama beredar, sejak 2016 pasca peristiwa meledaknya tabung LPG di Pizza Hut Delivery (PHD) Pondok Melati, Bekasi.

Pada tahun 2016, VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan bahwa kode tersebut bukan merupakan tanggal uji ulang dan bukan tanda masa kadaluwarsa. 

Wianda pada 16 November 2016 mengeluarkan keterangan tertulis yang menjelaskan bahwa secara normal, tabung LPG memiliki usia teknis 25 tahun. Dimana setiap lima tahun sekali diuji ulang secara total di Retester. Informasi tersebut terdapat pada stempel yang terletak di sisi samping handguard.

Berikut adalah contoh tulisan pada stempel tersebut:
I : 0316 berarti telah diuji ulang Maret 2016. Jika masih kosong berarti belum diuji ulang karena asih baik dan tidak bocor.
II :
III :
IV :

Wianda menuturkan, pengecekan tabung gas dilakukan setiap masuk Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE). Jika secara visual tabung gas tampak bocor atau terindikasi rusak sebelum lima tahun, tabung tersebut akan diuji ulang (retes, repair, atau repaint). Jika tabung gas terindikasi kurang layak edar, tabung gas tersebut akan disortir dan selanjutnya dikirim ke Retester.

Jika kondisi tabung gas kusam tetapi tidak bocor atau rusak, hanya akan di-repaint. Menurut Wianda, informasi tentang tanggal uji ulang sudah tertera dalam stempel bercat putih pada tabung gas. Inisial Retester yang melakukan uji ulang tersebut juga terdapat pada bagian bawah tabung dekat foot ring, biasanya berkode huruf dan bukan angka.

Senada dengan Wianda, Manager External Communication PT Pertamina Arya Dwi Paramita juga menuturkan bahwa tidak ada angka kadaluwarsa yang tertera pada tabung gas LPJ berbagai ukuran.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah pun dalam situs resmi PT Pertamina pada 16 September 2019 lalu menegaskan bahwa tidak ada istilah tabung gas LPG yang kadaluwarsa. Kode yang ada pada tabung gas LPG tersebut menunjukkan tahun dimana tabung gas LPG harus dites ulang.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan bahwa Tabung Gas LPG Ada Masa Kadaluwarsanya adalah klaim yang tidak benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ada Sosok Berbaju Putih di Kejagung Pasca Kebakaran?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Sosok Berbaju Putih di Kejagung Pasca Kebakaran?

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:44 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Makan Telur Rebus Tengah Malam Bisa Cegah Covid-19?

CEK FAKTA: Benarkah Makan Telur Rebus Tengah Malam Bisa Cegah Covid-19?

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 18:20 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Flyover Cikampek Bergelombang untuk Uji Esemka?

CEK FAKTA: Benarkah Flyover Cikampek Bergelombang untuk Uji Esemka?

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 17:16 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×