Donald Trump: Joe Biden Akan Bawa Kekacauan untuk Amerika Serikat

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:29 WIB
Donald Trump: Joe Biden Akan Bawa Kekacauan untuk Amerika Serikat
Donald Trump (Shutterstock).

Suara.com - Donald Trump menyerang Joe Biden dan berkata Amerika akan berada dalam kekacauan jika lawannya dalam pilpres AS itu terpilih sebagai pemimpin.

Menyadur Financial Times pada Jumat (28/08/2020), Trump mengatakan hal it di hadapan ribuan pendukungnya di halaman selatan Gedung Putih.

"Jika Anda memberikan kekuasaan kepada Joe Biden, sayap kiri radikal akan membubarkan departemen kepolisian. Tidak ada yang akan aman," kata Donald Trump.

Ia menambahkan bahwa Partai Demokrat akan mendukung anarkis, agitator, perusuh, penjarah, dan pembakar bendera.

Joe Biden menjadi kandidat kuat calon presiden dari Partai Demokrat jelang Pemilu AS 2020. (AFP)
Joe Biden. (AFP)

Sementara itu, Partai Republik disebut sebagai pembela kota-kota yang dihancurkan oleh Demokrat. Ia mengatakan bahwa Biden akan mengizinkan kekuasaan massa.

Dalam sebuah cuitan, Trump pernah menuduh Joe Biden akan memangkas anggaran kepolisian dan hal ini langsung disangkal oleh Biden. Ia berulang kali mengatakan tak akan ada pengurangan anggaran.

"Ingat, setiap contoh kekerasan yang dikecam Donald Trump terjadi di jam tangannya. Di bawah kepemimpinannya. Selama masa kepresidenannya," tegas Biden.

Konvensi Partai Republik bertepatan dengan kerusuhan hebat di Kenosha, Wisconsin, di mana Jacob Blake, seorang pria Afro-Amerika ditembak oleh seorang polisi kulit putih.

Trump dikritik karena mengobarkan ketegangan rasial dan tidak melakukan apa pun untuk mengekang rasisme sistemik karena dalam pidatonya Trump tidak menyebut Blake atau penembakan fatal lainnya.

baca juga

Donald Trump juga tidak pernah menyebut pembunuhan George Floyd yang dilakukan polisi kulit putih awal tahun ini dalam pernyataannya.

Sedangkan pidatonya berisi pujian atas prestasinya sendiri dan menguraikan apa yang dia katakan sebagai kekurangan Biden, dia mengatakan saingannya akan mendorong agenda sosialis yang akan menghancurkan cara hidup Amerika.

"Biden adalah kuda Troya untuk sosialisme," kata Trump, menambahkan bahwa saingan Demokratnya tidak memiliki kekuatan untuk melawan kaum Marxis yang berpikiran liar seperti Bernie Sanders, senator sayap kiri yang kalah dalam nominasi Partai Demokrat dari Biden.

Menanggapi klaim dari Biden di konvensi Demokrat bahwa ia menyebarkan kegelapan di seluruh Amerika, Trump berkata "Joe Biden mungkin mengklaim bahwa ia adalah sekutu terang, tetapi jika menyangkut agendanya, Biden ingin mempertahankan Anda benar-benar dalam kegelapan."

Trump mengatakan pilpres AS akan menentukan apakah cara hidup Amerika akan dilindungi, atau "kita mengizinkan gerakan radikal untuk membongkar dan menghancurkannya sepenuhnya".

Trump juga menyerang Biden atas kebijakan luar negerinya dan catatan tentang penciptaan lapangan kerja ketika dia bertugas di Gedung Putih selama delapan tahun sebagai wakil presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Warganet Soroti Ibu Negara AS yang Hindari Ciuman Donald Trump

Viral, Warganet Soroti Ibu Negara AS yang Hindari Ciuman Donald Trump

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Heran Lihat Joe Biden Tampil Prima, Donald Trump Tantang Tes Narkoba!

Heran Lihat Joe Biden Tampil Prima, Donald Trump Tantang Tes Narkoba!

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:02 WIB

Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB