Mulia, Pria India Donor Paru-paru untuk Pasien Covid-19

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 31 Agustus 2020 | 16:16 WIB
Mulia, Pria India Donor Paru-paru untuk Pasien Covid-19
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Suara.com - Seorang pria asal India masih bisa berbuat baik kepada sesama kendati telah dinyatakan meninggal akibat pendarahan otak saat dirawat di Gleneagles Global Hospital di Chennai, Kamis (27/8/2020).

Menyadur India Times, Senin (31/8/2020), keluarga pria berusia 34 tahun itu bersedia mendonorkan berbagai organ vital kepada rumah sakit.

Keputusan mulia itu membuat seorang pasien Covid-19 yang paru-parunya rusak akibat "digrogoti" virus Sars-CoV-2 berhasil selamat.

Pasien berusia 48 tahun asal Ghaziabad mendapatkan donor paru-paru diwaktu yang tepat. Dia kini memiliki harapan hidup yang lebih panjang.

Selain pasien Covid-19, donor organ dari pria 34 tahun itu juga membantu perempuan bernama Monika More yang dirawat di Rumah Sakit Global di Mumbai.

Monika kini berhasil mendapatkan kembali tangannya yang putus akibat kecelakaan kereta api pada 2014.

Selain paru-paru dan tangan, Rumah Sakit Global Chennai hanya menyimpan hati dan jantung. Sementra ginjal diberikan ke dua pasein di rumah sakit Gem. Sementara kulit diberikan ke SIMS.

Terkait operasi transplantasi paru-paru untuk pria asal Ghaziabad, pihak rumah sakit mengatakan prosesnya berjalan lancar. Dibutuhkan waktu 7 jam untuk mencangkokan organ pernapasan itu.

“Pasien menggunakan ventilator, tapi sudah bangun. Dia bertemu dengan anggota keluarganya, ”kata Dr Suresh Rao, wakil direktur, Institute of Heart and Lung Transplant and Mechanical Circulatory Support.

baca juga

“Setelah kaku di tempat tidur selama hampir dua bulan, pasien menggerakkan jari tangan dan anggota tubuhnya,” tambahnya.

Beberapa menit setelah mereka mengganti paru-parunya, dokter mencabut oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO) yang terhubung dengannya selama lebih dari sebulan.

“Dua belas jam setelah operasi, pasien bisa sembuh tanpa ECMO. Paru-paru barunya sehat. Dia tidak memiliki kondisi atau penyakit penyerta lainnya," kata ahli transplantasi paru, Dr Apar Jindal.

"Tapi dia masih menggunakan ventilator karena dia lemah. Pemulihan akan memakan waktu karena otot dadanya lemah sekarang."

Pasien Covid-19 asal Ghaziabad itu dinyatakan terinfeksi virus Corona pada 8 Juni lalu. Dia dirawat di rumah sakit di Delhi dalam kondisi kritis.

Pada 20 Juni, dokter di sana memasang ventilator. Sebulan kemudian, dia diterbangkan dan dibawa ke perawatan kesehatan MGM.

Setelah hampir satu bulan hidupnya bergantung dengan alat pernapasan ECMO, pasien yang tak disebutkan namanya itu kini bisa kembali menghirup udara bebas lewat organ barunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Buat Video Bugil di Jembatan Sungai Gangga, Wanita Asal Prancis Ditangkap

Buat Video Bugil di Jembatan Sungai Gangga, Wanita Asal Prancis Ditangkap

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:21 WIB

India Catat Lonjakan Harian Tertinggi Dunia Kasus Covid-19, Hampir 80 Ribu!

India Catat Lonjakan Harian Tertinggi Dunia Kasus Covid-19, Hampir 80 Ribu!

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:26 WIB

Update Covid-19 Global: Sehari, Kematian di India Nyaris Seribu Jiwa

Update Covid-19 Global: Sehari, Kematian di India Nyaris Seribu Jiwa

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 08:57 WIB

Berisi 45 Orang Penumpang, Pria Nekat Perkosa Perempuan di Dalam Bus

Berisi 45 Orang Penumpang, Pria Nekat Perkosa Perempuan di Dalam Bus

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:26 WIB

Terkini

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

×